Bertemu WEF, Menko Airlangga Dorong Program Prioritas Nasional
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dok. Tribun.
EmitenNews.com - Pemerintah mendorong pelaksanaan program-program ekonomi prioritas nasional, seperti ekonomi digital, ketenagakerjaan, transisi energi, hingga kendaraan listrik. Untuk itu Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu Member of the Executive Committee World Economic Forum (WEF) Joo-Ok Lee. Airlangga mengemukakan soal Program Kartu Prakerja.
Dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (2/3/2023), Menko Airlangga berbagi terkait Program Kartu Prakerja, bagian dari prioritas Pemerintah Indonesia di bidang pembangunan sumber daya manusia. Program ini menggambarkan bagaimana teknologi digital dapat berkontribusi dan dimanfaatkan untuk menjawab permasalahan nyata yang dihadapi pemerintah dan masyarakat di bidang ketenagakerjaan.
Pemerintah Indonesia perlu memanfaatkan dan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi untuk menciptakan lapangan kerja berkelanjutan yang pada akhirnya berkontribusi pada pengentasan kemiskinan.
Sehubungan dengan topik rantai pasok kendaraan listrik, Airlangga mengusulkan konsep electronic-mobility (e-mobility) yang tidak terbatas pada kendaraan listrik. Konsep ini dapat mencakup secara lebih luas mulai dari pemanfaatan bahan baku, kerja sama investasi, insentif fiskal, hingga pemanfaatan e-mobility untuk transportasi publik.
Ia juga meminta dukungan WEF bagi Keketuaan Indonesia dalam ASEAN 2023 dengan menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan CEO global dari kawasan Asia Tenggara sebagai showcase keberhasilan ASEAN menjaga pertumbuhan ekonomi.
ASEAN mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif sebesar 5,5 persen pada tahun 2022 dan merupakan kawasan yang mencatat pertumbuhan positif dalam masa pemulihan pasca pandemi COVID-19. Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,31% pada tahun 2022. ***
Related News
BNI Raih Penghargaan Hari Desa Nasional 2026 Bukti Konsistensi Program
Pulihkan Konektivitas di Aceh, PU Kebut Jembatan Krueng Tingkeum
Berkas Lengkap, OJK Serahkan Tersangka Kasus Investree ke Kejaksaan
Izin 28 Perusahaan Perusak Lingkungan Dicabut, Pekerja Tetap Aman
KPK Dakwa Insight Investments Management Perkaya Diri Rp41 Miliar
KPK Ungkap Ada Tim 8 Bantu Bupati Pati Peras Calon Perangkat Desa





