MBG Sedot APBN Rp101,1 T, Belanja Pusat Melesat 29,4%
:
0
Presiden Prabowo Subianto dalam salah satu inspeksi pelaksanaan program MBG. (Foto: Setneg)
EmitenNews.com - Realisasi Belanja Pemerintah Pusat hingga triwulan II 2026 melonjak tinggi hingga mencapai Rp1.298,6 triliun atau tumbuh 29,4% secara tahunan (year-on-year/yoy). Lonjakan belanja ini salah satunya didorong oleh akselerasi penyerapan anggaran program-program prioritas nasional.
Berdasarkan laporan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah merealisasikan anggaran sebesar Rp101,1 triliun hingga akhir triwulan II 2026. Anggaran tersebut telah disalurkan kepada 63,13 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Selain MBG, pemerintah juga telah mengucurkan anggaran sebesar Rp13,1 triliun untuk program Sekolah Rakyat yang difokuskan pada pembangunan 104 sekolah permanen. Belanja besar ini menegaskan peran APBN sebagai agent of development dan instrumen perlindungan sosial.
Secara aggregate, total Belanja Negara hingga akhir triwulan II 2026 mencapai Rp1.656,0 triliun (tumbuh 17,8% yoy), ditopang pula oleh pembayaran THR, gaji ke-13 ASN, bansos, serta pembayaran subsidi dan kompensasi energi.
Menteri Keuangan menekankan bahwa pengelolaan anggaran tetap dilakukan secara prudent meski belanja prioritas mengepul cepat.
"Kinerja Belanja Negara semakin produktif dengan realisasi mencapai Rp1.656,0 triliun... dipengaruhi oleh antara lain pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), penyaluran Bansos, pembangunan infrastruktur, serta pembayaran subsidi, dan kompensasi BBM dan listrik," sebut siaran pers KSSK.
Hingga triwulan II 2026, realisasi Pembiayaan Anggaran mencapai Rp452,0 triliun atau tumbuh 59,4% yoy. Realisasi ini didukung oleh pengelolaan Pembiayaan Utang secara prudent dan terukur, serta memperhatikan likuiditas pemerintah, kondisi kas yang optimal, dan dinamika pasar keuangan.
Pertumbuhan belanja pusat yang masif ini menjadi stimulus penting bagi penyerapan sektor riil dan konsumsi domestik di tengah tekanan global.(*)
Related News
Kasus Korupsi dalam Digitalisasi SPBU, KPK Tahan Tiga Tersangka
Tindakan Tegas Kepala BGN, Ratusan Kepala SPPG Bermasalah Dicopot
Momen Kemerdekaan, Bulog Kebagian Tugas Salurkan 997 Ribu Ton Beras
BPS Catat Wisman 1,39 Juta Kunjungan, Terbanyak Malaysia & Singapura
BINUS dan BCA Rilis Studi Kasus Transformasi Digital Halo BCA
Momentum Kemerdekaan, Bapanas Tugaskan Bulog Salurkan Bantuan Beras





