EmitenNews.com—PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) meraup laba bersih sebesar Rp1,309 triliun dalam sembilan bulan tahun 2022, atau naik 54,4 persen dibanding periode sama tahun 2021 yang terbilang Rp796,13 miliar.


Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar ke level Rp88 per lembar, sedangkan di akhir September 2021 berada di level Rp53.


Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2022 tanpa audit emiten pembiayaan itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/10/2022).


Rinciannya, pendapatan naik 26,2 persen menjadi Rp3,847 triliun yang ditopang kenaikan pendapatan pembiayaan sebesar 31,09 persen menjadi Rp3,605 triliun.


Senada, pendapatan lain-lain tumbuh 5,2 persen menjadi Rp182,77 miliar.


Walau beban membengkak 12,9 persen menjadi Rp2,223 triliun, tapi laba kotor tetap naik 62, 4 persen menjadi Rp1,623 triliun.


Sementara itu, piutang pembiayaan naik 28,1 persen dibanding akhir tahun 2021 menjadi Rp17,52 triliun.


Pinjaman yang diterima dari pihak ketiga meningkat 85,1 persen menjadi Rp8,708 triliun.


Adapun aset perseroan tercatat naik 33,3 persen menjadi Rp20 triliun.