EmitenNews.com - PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD) berencana mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada triwulan I 2024. Perseroan menawarkan sebanyak-sebanyaknya 1.666.666.700 saham kepada publik. Itu mencapai 25% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan setelah IPO saham, dengan harga penawaran awal berada di kisaran Rp170 - Rp240 per saham. 

 

Direktur UNTD, Andrew Mulyadi dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (11/1/2023), mengemukakan, Perseroan berpotensi memperoleh dana sebesar Rp283,3 miliar - Rp400 miliar melalui IPO ini. 

 

"Seluruh Dana IPO akan digunakan untuk membiayai modal kerja yang terkait dengan produksi e-motor dan e-moped antara lain untuk melakukan pembelian bahan baku seperti frame, baterai, dinamo, wheel-set, multiinformation display (spidometer digital, GPS), brake system, dan suspension,” katanya.

 

Roadshow dan penawaran awal (bookbuilding) saham UNTD dijadwalkan pada 11 - 22 Januari 2024. Pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan bisa diperoleh pada 30 Januari 2024. Setelah pernyataan efektif terbit, saham UNTD diharapkan bisa tercatat (listing) di Bursa Efek Indonesia pada 7 Februari 2024.

 

Untuk menjalankan rencana aksi korporasi ini, manajemen UNTD telah menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT BRI Danareksa Sekuritas sebagai Underwriter penjamin pelaksana emisi Efek Perseroan.