Semester II, Pendapatan Emiten Ponakan Prabowo (TRIN) Bakal Fantastis
:
0
Salah satu properti milik perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Perintis Triniti Properti (TRIN) mengklaim kinerja laporan keuangan kuartal I 2026 mencerminkan fase transisi pengakuan pendapatan. Itu seiring serah terima unit pada periode tersebut belum dilakukan. Meski demikian, pada kuartal I 2026 emiten ponakan Prabowo yaitu Rahayu Saraswati tetap menunjukkan tren pertumbuhan solid apabila menilik sisi marketing revenue sudah mencapai Rp142 miliar.
Capaian itu, mencerminkan minat pasar tinggi terhadap proyek-proyek perseroan, dan efektivitas strategi pemasaran. Namun demikian, sesuai standar akuntansi PSAK 115 (dulu PSAK 72), pendapatan baru dapat diakui setelah unit diserahterimakan kepada konsumen. Oleh karena itu, sebagian besar penjualan telah tercapai kuartal I 2026 belum tercermin dalam pendapatan laporan keuangan.
Direktur Keuangan TRINLAND, Gregorius Seloko Uyanto, menjelaskan, kinerja kuartal I 206 lebih merefleksikan faktor timing pengakuan pendapatan, bukan pelemahan penjualan. ”Unit-unit telah terjual saat ini sedang dalam proses penyelesaian, dan dijadwalkan mulai diserahterimakan pada semester II 2026,” tegasnya.
Perseroan menegaskan sejumlah proyek utama telah memasuki tahap akhir konstruksi, sehingga proses serah terima unit akan mulai terealisasi secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Dengan demikian, pengakuan pendapatan diproyeksi akan meningkat signifikan alias fantastis mulai semester II 2026.
Di sisi lain, perseroan juga mencatat perbaikan fundamental melalui efisiensi operasional. Tercermin dari penurunan beban pokok penjualan secara signifikan 97,6 persen menjadi Rp2,5 miliar dari sebelumnya Rp105 miliar, dan peningkatan laba bersih diatribusikan kepada entitas induk 62,3 persen menjadi Rp2,3 miliar dari kuartal I 2025 senilai Rp1,4 miliar.
Perseroan tetap optimistis terhadap prospek bisnis tahun ini, dan masa mendatang, didukung kinerja, dan minat pasar terus meningkat pada proyek-proyek unggulan masih on going. Antara lain Sequoia Hills Sentul, Collins Boulevard (tower 2) Tangerang, Holdwell Business Park Lampung, dan Marc’s Boulevard Batam.
Selain itu, proyek data center dan hospitality juga terus mendapat perhatian banyak investor. ”Fundamental bisnis kami tetap kuat. Penjualan berjalan sangat baik, proyek berjalan sesuai timeline, dan serah terima unit akan menjadi katalis utama kinerja keuangan kuartal-kuartal berikutnya,” imbuh Gregorius.
Dengan pipeline proyek telah berjalan, dan backlog penjualan terus bertambah, perseroan optimistis kinerja tahun 2026 akan mencerminkan pertumbuhan lebih kuat. Itu seiring dengan realisasi pengakuan pendapatan dari unit-unit yang telah terjual. (*)
Related News
Trisula (TRIS) Cetak Kinerja Apik di Q3 2026, Siapkan Buyback Rp10M
MARK Tebar Dividen Interim Kedua Rp20 per Saham, Yield 2 Persen
ASSA Tebar Dividen Interim Rp20/Saham Setara Rp73,82M, Cek Jadwalnya!
Turnaround! WMPP Cetak Laba di Kuartal III-26, Penjualan Melonjak 40%
PKPK Gelar Stock Split 1:10 & Akuisisi Tahap Akhir DPAL Rp722,2 Miliar
TMPO Cetak 2x ARA Usai ARB 4 Hari Beruntun, Timothy Ronald Serok 1,26%





