Bio Farma Injeksi Modal KAEF Rp846 M, Intip Lengkapnya
:
0
Tim ahli Kimia Farma tengah melakukan penelitian di laboratorium perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Kimia Farma (KAEF) mengantongi dana segar Rp846 miliar. Pinjaman pemegang saham alias shareholder loan itu, mengalir dari Bio Farma. Suntikan modal tersebut telah diteken pada 31 Desember 2025.
Suntikan modal itu, untuk mendukung keberlangsungan perseroan. Aksi itu diharap memperoleh dana kas untuk pemenuhan modal kerja, pelunasan kewajiban operasional, dan kebutuhan lainnya untuk keberlangsungan perseroan jangka pendek antara lain sebagai berikut. Memenuhi core operasional berdampak langsung pada produksi dan penjualan.
Lalu, memenuhi kebutuhan pembayaran terkait regulasi, penyelesaian utang dagang, dan pembayaran utang operasional. Nah, untuk melakukan penilaian atas rencana pinjaman pemegang saham Rp846 miliar dengan memberi jaminan maksimal Rp775,2 miliar berupa aset tanah, bangunan, piutang, dan persediaan atau setara dengan 120 persen dari Rp646 miliar.
Pinjaman pemegang saham itu dilakukan di tengah kondisi ekonomi menantang. Perseroan menghadapi pengelolaan modal kerja untuk menjaga keseimbangan antara likuiditas, dan profitabilitas. Perseroan telah mengelola modal kerja, dan menghadapi tantangan kenaikan suku bunga pinjaman.
Di samping itu, untuk menjaga kelangsungan bisnis, perseroan telah menyiapkan serangkaian strategi guna menunjang transformasi secara berkelanjutan seluruh lini bisnis. Transformasi itu, dijalankan melalui enam pilar strategi yaitu ketahanan modal kerja, penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), digitalisasi proses bisnis, efisiensi operasional, penguatan tata kelola perusahaan (GCG), dan sinergi antar entitas dalam grup.
Selanjutnya, pinjaman pemegang saham itu, akan memberi dampak positif terhadap kinerja perseroan. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk menambah modal kerja dalam menjalankan kegiatan operasional, sehingga ke depan diharapkan kinerja perseroan dapat meningkat, dan menjamin keberlangsungan usaha. (*)
Related News
Emiten Boy Thohir & Jerry Ng (BFIN) Toreh Laba Q2 Rp828,97M Naik 8,75%
BEI Soroti Manuver Grup Djarum & Fasilitas Kredit Remala Abadi (DATA)
Harga Saham LFLO Jeblok, Tiga Bos Justru Serok di Harga Rendah Rp4,71M
FORU Rights Issue Rp27,1T, Ekuitas Rp23 Miliar Bakal Dikerek 1.178x?
Kementerian PKP Mediasi Sengketa ADCP dengan Konsumen, Ini Hasilnya
Red Planet (PSKT) Catat Pendapatan Rp24,43M, Cek Laporan Keuangannya





