Bisnis Kaesang Pangarep Susah Diharapkan, Utang PMMP Capai Rp2,8T
:
0
Kaesang Pangarep. Dok. Gemadika.com.
EmitenNews.com - Bisnis Kaesang Pangarep susah diharapkan. Lihatlah performa salah satunya, PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), yang sebagian sahamnya di tangan putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, itu menanggung utang sampai Rp2,8 triliun.
Mengutip data keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) per Juli 2026, Rabu (8/7/2026), emiten pengolahan udang beku itu, megap-megap, dan menunggu tanggapan atas pengajuan restrukturisasi atas fasilitas pinjaman dari sejumlah perbankan. PMPP memang memiliki kewajiban pada sejumlah bank, yang jumlahnya luar biasa besar.
Misalnya saja. Di Bank Permata, PMMP berutang USD53,12 juta atau setara Rp929,6 miliar (kurs Rp17.500), plus fasilitas sebesar Rp5,49 miliar. Di Bank Central Asia (BCA) utang PMMP tercatat USD40,29 juta atau Rp705 miliar.
Masih ada lagi pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) senilai USD30,71 juta atau Rp537,4 miliar. Berikutnya adalah pada PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebesar USD22,80 juta atau setara Rp400 miliar.
Kemudian pada PT Bank Maspion Indonesia Tbk, PMMP juga punya kewajiban USD7,21 juta atau Rp126,1 miliar, dan terakhir pada PT Bank Resona Perdania kewajiban PMMP USD5,99 juta atau setara Rp104,8 miliar.
Total utang PMMP pada sejumlah bank itu mencapai total Rp2,8 triliun.
Begitu besarnya utang tersebut sampai Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi di Jakarta, Minggu (5/7/2026), menggambarkan nasib PT Panca Mitra Multiperdana Tbk menunggu ajal. “Perusahaan ini susah diobati lantaran sudah terlalu banyak utangnya."
Masih kata Uchok, penyebab rontoknya lini usaha yang antara lain sahamnya dimiliki Kaesang itu, karena Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini, memang tidak punya bakat binis. Selain itu, waktunya tersita untuk kegiatan politik, sehingga tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengurus bisnisnya.
Masuk akal kalau kemudian, kata Uchok, potensi utang jumbo PMMP menjadi kredit macet, sangat besar. "Semua akan menjadi kredit macet karena perusahaan udang ekspor yang sebagian sahamnya milik Kaesang, tidak akan bisa terbayar."
Sudah Termehek-mehek Sejak Beberapa Tahun Lalu
Related News
Akuisisi, Emiten Raffi-Nagita (VISI) Private Placement 307 Juta Helai
Ini Lini Bisnis Perusahaan IT yang Dilepas EMTK dan Dibeli Yuslinda
BEEF Jelaskan Lonjakan Harga Sahamnya Hingga Disuspensi BEI
Emtek (EMTK) Lepas Saham, Kendali atas ACA Kini di Yuslinda Nasution
Pemegang Saham Wahana Inti Makmur (NASI) Ini Perbesar Porsinya
Dari Anak Usahanya, Emiten TP Rachmat Terima Dividen Rp786 Miliar





