Bisnis Perhotelan Pulih Pasca Covid, Ini Rincian Kontribusi Pendapatan INPP di Q3-2023
:
0
EmitenNews.com -PT Indonesia Paradise Property Tbk (INPP), Perusahaan yang bergerak di sektor Komersial, Perhotelan, dan Penjualan Properti, baru-baru ini melaporkan kinerja 3Q23. INPP membukukan total pendapatan sebesar Rp 831,5 miliar, mendemonstrasikan pertumbuhan pesat sebanyak 6,9% QoQ atau 53,8% YoY.
Merujuk data laporan keuangan INPP yang dikutip, Senin (30/10/2023) Lonjakan Pendapatan mampu mengerek laba bersih hingga senilai Rp93,41 miliar atau naik hingga 6.027 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp1,52 miliar.
Perseroan mengalami peningkatan luar biasa di sektor Perhotelan, yang menghasilkan pendapatan sebesar Rp 342,0 miliar, tumbuh sebesar 73,2% YoY. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kehadirannya yang strategis dalam industri perhotelan yang berkembang pesat di Bali. Mengingat status Bali sebagai pusat pariwisata dan peningkatan aktivitas yang dilakukan akhir-akhir ini, hal ini memainkan peran penting dalam mendorong peningkatan besar, dengan menyumbang 41% dari total pendapatan.
Seiring dengan banyaknya wisatawan, sektor Komersial juga mendapat manfaat dari peningkatan lalu lintas pejalan kaki di mal dan kembalinya tarif sewa yang normal. Sektor komersial Perusahaan, yang menawarkan pilihan penyewaan unik dan penawaran interior mencapai pertumbuhan pendapatan yang kuat sebesar 19.3% YoY di 3Q23. Kombinasi dinamis antara kedua sektor ini berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan berulang sebesar 42% YoY.
Presiden Direktur Paradise Indonesia, Anthony P Susilo, menjelaskan “Kami dengan bangga menyampaikan hasil positif yang telah dicapai oleh perusahaan selama 9 bulan pertama tahun 2023, terutama di sektor perhotelan dan komersial. Peningkatan pendapatan berulang adalah bukti dari kerja keras kami dalam merespons perubahan selera konsumen. Kami akan terus berfokus pada pembangunan properti yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyajian ruang dan pengalaman yang luar biasa.”
Related News
GOTO Raih Laba Rp171M di Q1-2026, Perolehan Pertama dalam Sejarah
Jaya Property (JRPT) Anggarkan Rp100 Miliar untuk Buyback Saham
Bukan dari Operasional, Laba Q1-2026 RDTX Ngebul Berkat Investasi
Perkuat Bisnis, Anak Usaha MARK Caplok AGM Rp9,99 Miliar
Laba Bersih Citra Borneo Utama (CBUT) Naik 11,5 Persen di Q1-2026
Bisnis Lelang Merosot, ASLC Petik Laba Perdana dari Jualan Mobil Bekas





