BNBR Kecipratan Cuan Bangkitnya BUMI Berkat Sinergi Salim-Bakrie
:
0
BNBR Kecipratan Cuan Bangkitnya BUMI Berkat Sinergi Salim-Bakrie. Dok. Bakrie & Brothers
EmitenNews.com - Kemitraan antara Grup Salim dan Grup Bakrie di PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sering kali hanya dilihat dari kacamata perbaikan utang BUMI semata. Padahal, jika kita melihat gambaran besarnya, efek domino dari masuknya Grup Salim justru sangat terasa pada performa keuangan sang mantan induk utama BUMI, yaitu PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). Dari analisis mendalam laporan keuangan BNBR tahun 2025, terungkap fakta menarik tentang bagaimana kongsi dua raksasa ini mengubah arus uang di dalam ekosistem Bakrie.
BNBR Kebal dari Beban Harga Batu Bara
Banyak investor awam mengira BNBR masih mencicipi laba BUMI secara langsung. Padahal dari data di laporan keuangan berbicara lain. Pada bagian Catatan Atas Laporan Keuangan (CaLK) terkait investasi, BNBR ternyata tidak lagi mencatat kepemilikan saham langsung di BUMI maupun di Mach Energy (perusahaan patungan Salim-Bakrie). Kendali atas BUMI rupanya diletakkan pada perusahaan privat milik keluarga Bakrie, bukan di BNBR yang sahamnya dimiliki publik.
Bagi pemegang saham BNBR, ini sebenarnya situasi yang menguntungkan. Kenapa? Karena neraca keuangan BNBR kini terisolasi alias kebal dari risiko jatuhnya harga batu bara. BNBR sekarang bisa fokus 100 persen menjadi holding company (perusahaan induk) murni yang mengurus sektor infrastruktur, pabrik logam, dan kendaraan listrik, tanpa harus pusing memikirkan volatilitas harga komoditas tambang.
Proyek Pipa Tambang Emas yang Akhirnya Jadi Kas BNBR
Kerja sama antara gelontoran dana dari Salim dan keahlian eksekusi bisnis di lapangan dari Bakrie terbukti bukan sekadar omong kosong di atas kertas. Jejak uangnya bisa kita lacak dengan jelas di laporan keuangan BNBR, tepatnya pada bagian Piutang Usaha.
Pada pembukuan tahun 2024, anak usaha BNBR di bidang manufaktur baja, yakni PT Bakrie Pipe Industries (BPI), tercatat memiliki tagihan sebesar Rp30,49 miliar kepada Konsorsium Petro-BPI-CPM (PT Citra Palu Minerals/CPM adalah anak usaha BUMI di sektor emas). Sederhananya, BNBR menyuplai kebutuhan infrastruktur pipa untuk proyek tambang emas BUMI.
Menariknya, pada laporan keuangan akhir tahun 2025, saldo tagihan Rp30,49 miliar tersebut berubah menjadi nol (-). Artinya, tagihan puluhan miliar tersebut telah dibayar lunas. Inilah wujud nyata dari sinergi tersebut.
BUMI yang kini memiliki kas tebal berkat disiplin finansial era Salim, akhirnya mampu memperlancar pembayaran proyek-proyek infrastrukturnya. BNBR tidak hanya sukses memposisikan diri sebagai pemasok rantai bisnis tambang BUMI, tetapi juga langsung merasakan aliran kas segar dari pelunasan proyek tersebut. Uang yang berputar di dalam ekosistem ini kini menjadi jauh lebih sehat.
Bank-Bank Besar Kembali Percaya pada BNBR
Related News
Gandeng Pertamina Bangun MaaS, Jurus VKTR Ubah Jualan Bus jadi Kas
Efek Damri, VKTR Cetak Laba Fantastis Tapi Kas Malah Macet
Saham Syariah: Beda Indeks ISSI, JII dan Efeknya ke Harga Saham
Dividen AADI USD200 Juta, Cek DPR & Dividend Yield-mu Sekarang!
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Kenapa Saham Big Cap Ikut Rontok?
Mitos Diversifikasi Saham: Sebar Risiko atau Akumulasi Keserakahan?





