EmietenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini diproyeksikan mengalami penguatan. Investor dapat mencermati saham BMRI, EXCL, ADRO dan CPIN. 

 

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks berpeluang mengalami penguatan di tengah kondisi overbought, dari pola candle higher high dan closing di atas 6.908.

 

“Trend netral, selama di atas 6.767. IHSG closing diatas 5 day MA (6.894). Indikator MACD netral, Stochastic overbought, brekaout pola bullish channel, candle bullish opening gap. Selama di di atas support 6.778 - 6.739, IHSG masih berpeluang bullish. IHSG masih di tutup di atas 200 day MA (6.797) untuk hari ke 7. Dominan menjadi buy power. Range breakout berada di 6.602 - 7.070,” ujar Andri dalam riset nya, Jumat (29/7). 

 

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 6.983/7.032/7.070/7.113, sementara untuk level support berada di 6.908/6.862/6.809/6.714, dengan perkiraan range 6.910 - 7.030.

 

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 1,03%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 1,21%, sementara indeks Nasdaq mencatat kenaikan 1,08%. Bursa Eropa juga mencatat kenaikan seiring dengan dirilisnya beberapa laporan keuangan emiten seperti Barclays, Shell, EDF dan TotalEnergies.

 

Sementara itu, hampir semua bursa regional Asia Pasifik pada perdagangan kemarin menguat setelah the Fed mengumumkan kenaikan suku bunga 75 basis poin seperti yang sudah diperkirakan sebelumnya. Bursa yang mencatat kenaikan signifikan di antaranya S&P BSE SENSEX dan BEI. Namun Hang Seng terkoreksi setelah bank sentral negara tersebut mengumumkan kenaikan suku bunga 75 basis poin menjadi 2,75%. 

 

Investor dapat mencermati saham BMRI dengan rekomendasi akumulasi buy pada target 8.200/8.400 stop loss di bawah 7.725. Kemudian saham EXCL juga direkomendasikan akumulasi buy pada target 2.430/2.510 stop loss di bawah 2.320/2.210.

 

Investor juga dapat mencermati saham ADRO dengan rekomendasi akumulasi buy pada target 3.330/3.350 stop loss di bawah 3.150. Sementara saham CPIN direkomendasikan trading buy dengan target 5.875/5.950 stop loss di bawah 5.575.