EmitenNews.com - Tolaram Group Inc membabat saham Bank Amar Indonesia (AMAR) senilai Rp396,42 miliar. Perusahaan yang didirikan di British Virgin Island itu, menyerok 1.165.571.606 lembar alias 1,16 miliar lembar. Transaksi dilakukan dengan kisaran harga Rp336-348 per lembar.


Sebagai pengendali, Tolaram melakukan transaksi dalam dua tahap. Pertama, pembelian 399.746.225 lembar alias 399,74 juta lembar dilakukan pada 25 Mei 2022. Dengan harga pelaksanaan Rp348 per lembar, Tolaram menebus saham itu senilai Rp139,11 miliar.


Selanjutnya, aksi tahap kedua dilakukan dengan memborong 756,82 juta lembar pada 6 Juni 2022. Banderol harga pelaksanaan Rp336 per lembar, Tolaram dipaksa merogoh kocek senilai Rp157,31 miliar. ”Transaksi untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis Navin Nahata, Director Tolaram Group Inc. 


Menyusul transaksi itu, porsi kepemilikan saham Tolaram menjadi 9,11 miliar lembar setara 65,93 persen. Melejit 8,434 persen dari sebelum transaksi dengan kepemilikan 7,94 miliar lembar alias 57,496 persen. 


Per 31 Mei 2022, pemegang saham Bank Amar yaitu Tolaram Group Inc 8,34 miliar lembar alias 60,389 persen, Masyarakat 5,47 miliar lembar atau 39,611 persen, Vishal Tulsian 278,14 juta lembar selevel 2,02 persen, dan R. Eka Banyuaji 6,88 juta lembar setara 0,049 persen. (*)