BP BUMN Bidik Laba hingga Rp350 Triliun pada 2026
:
0
Potret gedung BUMN. Foto: WIKA.
EmitenNews.com - Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menargetkan laba kolektif perusahaan pelat merah pada 2026 berada di kisaran Rp340–350 triliun.
Target tersebut melampaui proyeksi laba BUMN tahun 2025 yang diperkirakan berada di rentang Rp280–285 triliun.
Kepala BP BUMN Dony Oskaria dalam diskusi Investor Daily bertajuk Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia di Jakarta, Rabu (28/1/2028) mengatakan target tersebut telah dimasukkan dalam rencana kerja 2026.
Namun demikian, ia berharap kinerja BUMN dapat melampaui proyeksi awal tersebut.
“Tahun 2026 kami memasukkan laba di rencana kerja kami, kurang lebih Rp350 triliun. Tetapi saya mesti berekspektasi (laba) lebih dari itu,” kata Dony Oskaria.
Dony menjelaskan, pencapaian target tersebut akan ditopang oleh aksi-aksi pengelolaan BUMN melalui Danantara, yang diarahkan untuk operasional perusahaan negara secara lebih efektif dan efisien.
Strategi ini, menurutnya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato di World Economic Forum 2026 di Davos.
“Kami tidak sekadar melakukan proses konsolidasi BUMN, tetapi melakukan review (penilaian) seluruh perusahaan BUMN secara fundamental,” ujar Dony.
Proses penilaian tersebut mencakup evaluasi model bisnis, struktur biaya, kondisi pasar dan industri, hingga kapabilitas internal perusahaan. Hasil review akan menjadi dasar utama dalam menentukan arah konsolidasi BUMN agar berdampak langsung terhadap peningkatan kinerja.
“Bukan asal memilih mana yang dikonsolidasikan, tetapi melalui proses yang kita desain dengan sangat baik. Targetnya adalah memastikan BUMN memiliki kemampuan kompetisi yang berkelanjutan,” tambah Dony.
Related News
Kinerja Menggembirakan, Laba Maybank (BNII) Meningkat 21,2 Persen
Indef Nilai Margin Bunga Bersih Bank Turun Perkuat Akses KPR Subsidi
Pemerintah Miliki Utang ke Pupuk Indonesia, Naik Jadi Rp21 Triliun
Harga Pertamax Resmi Turun, Tapi Minimalis, Cek Daftarnya Terbarunya
Calon Gubernur BI Masih Digodok, Begini Syarat Wajib dari Prabowo
Soal Putusan The Fed, Indodax Nilai Respon Pasar Kripto Relatif Stabil





