BRNA Siapkan Rights Issue Rp372,6 Miliar, Ada Bonus Waran Seri I
:
0
Ilustrasi, PT Berlina Tbk (BRNA). Foto: BRNA
EmitenNews.com - PT Berlina Tbk (BRNA) mengumumkan rencana penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (PMHMETD III) atau right issue.
Dalam rencana itu, BRNA akan menerbitkan maksimum 543.950.000 saham baru dari portepel dengan nilai nominal Rp50 per saham. Jumlah itu sama dengan 55,56 persen dari modal ditempatkan dan disetor sebelum PMHMETD III.
Direktur BRNA, Benedikta Maritza mengatakan HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham yang tercatat pada tanggal 12 Oktober 2026, di mana pemilik 9 saham lama akan memperoleh 5 HMETD.
“Setiap satu HMETD dapat digunakan untuk membeli satu saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp685 per saham. Total emisi dalam rangka PMHMETD III sebanyak-banyaknya Rp372.605.750.000,” ujar Benedikta dalam keterbukaaan informasi, Kamis (1/10/2026).
Bersamaan dengan rencana right issue tersebut, BRNA juga akan menerbitkan maksimum 181.316.667 lembar waran seri I yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi pemegang saham yang mengeksekusi HMETD III.
“Setiap pemegang saham yang melaksanakan 3 lembar saham baru perseroan dalam PMHMETD III berhak memperoleh 1 lembar Waran Seri I. Setiap satu lembar Waran Seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel,” tuturnya.
Benedikta juga menyampaikan bahwa PT Perusahaan Pembangunan, Dagang, Perkebunan dan Industri Dwi Satrya Utama (DSU) selaku pemegang saham utama (54,57%) akan melaksanakan seluruh haknya, termasuk mengambil alih HMETD milik Lisjanto Tjiptobiantoro dan PT Niaga Karya Tunggal.
Pelaksanaan HMETD oleh DSU dilakukan melalui konversi atau kompensasi utang (set-off) pokok Perseroan kepada DSU. DSU juga bertindak sebagai Pembeli Siaga untuk sisa saham hingga jumlah tertentu.
“Dalam hal para pemegang saham tidak membeli saham dalam PMHMETD III ini sesuai dengan HMETD yang menjadi haknya maka akan mengalami dilusi kepemilikan sebesar 35,71%, setelah HMETD dilaksanakan dan maksimum sebesar 42,55% setelah pelaksanaan HMETD dan Waran Seri I seluruhnya dilaksanakan,” ungkap Benediktus.
Berikut jadwal terkait PMHMETD III BRNA:
Related News
Ditunjuk Pimpin Telkom (TLKM) Begini Jejak Profesional Nanang Hendarno
Lepas 3,7 Juta Lembar, Pengendali Ini Masih Miliki 10,40% Saham MPRO
Emiten Sarang Walet (RLCO) Mulai Jajaki Ekspansi di Pasar Domestik
Tahir Jual 45,17 Juta Saham MPRO di Sepanjang September, Serok Rp548M!
Jual Kestrel, AADI Raup USD735 juta dan Potensi Tambahan USD550 Juta
Preskom dan Direktur LINK Ajukan Resign Bareng di Awal Oktober





