Broker Boy Thohir (TRIM) Jajakan Obligasi Rp550 M, Simak Tujuannya
:
0
Logo Trimegah Sekuritas. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM) bakal menjajakan surat utang Rp550 miliar. Senilai Rp500 miliar akan dijamin dengan kesanggupan terbaik, dan Rp50 miliar dijamin dengan kesanggupan penuh alias full commitment.
Obligasi Rp50 miliar ditawarkan dalam dua seri. Seri A sebesar Rp25 miliar dengan tingkat bunga tetap 8 persen per tahun dengan jangka waktu 5 tahun. Seri B Rp25 miliar dengan bunga tetap 8,50 persen per tahun, berjangka waktu 7 tahun.
Selanjutnya, obligasi Rp500 miliar juga ditawarkan dalam dua seri. Seri A senilai Rp275 miliar dengan tingkat bunga tetap 8 persen per tahun, berjangka 5 tahun. Seri B Rp225 miliar dengan bunga tetap 8,50 persen per tahun, berdurasi 7 tahun. Bunga obligasi dibayar setiap triwulan sejak tanggal emisi.
Di mana, bunga pertama akan dibayar pada 5 Maret 2026, sedang bunga terakhir sekaligus jatuh tempo akan dibayar pada 5 Desember 2030 untuk obligasi Seri A, dan t5 Desember 2032 untuk obligasi Seri B. Pelunasan obligasi dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo. Dana hasil obligasi akan digunakan sebagai berikut.
Hasil dana obligasi berjumlah Rp50 miliar akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok obligasi berkelanjutan I Trimegah Sekuritas Indonesia Tahap III Tahun 2025 Seri A. Dana obligasi lebih dari Rp50 miliar karena ada tambahan dari hasil penjaminan secara kesanggupan terbaik (best effort), sebesar Rp250,71 miliar untuk pembayaran seluruh pokok obligasi berkelanjutan I Trimegah Sekuritas Indonesia Tahap III Tahun 2025 Seri A.
Sisanya akan digunakan untuk pembayaran sebagian pokok obligasi berkelanjutan I Trimegah Sekuritas Indonesia Tahap I Tahun 2023 Seri B. Dengan demikian, jadwal penerbitan obligasi broker asuhan Boy Thohir tersebut menjadi sebagai berikut.
Masa penawaran umum pada 1-2 Desember 2025. Penjatahan pada 3 Desember 2025. Pengembalian uang pemesanan pada 5 Desember 2025. Distribusi secara elektronik pada 5 Desember 2025. Dan, pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 8 Desember 2025. (*)
Related News
Komisaris Utama EPAC Jual Habis 52,06 Juta Saham Senilai Rp3,1M
Genjot Eksplorasi, GEMS Kucurkan Rp6,41 Miliar Pada Kuartal I 2026
ZYRX Raup Kredit Rp178,8 Miliar dari BNLI, Ini Peruntukkannya
Bos Emiten Kapal (BULL) Borong 13,7 Juta Saham Senilai Rp5,86 Miliar
Crossing Rp5,47M, ISAT Borong 11,57 Persen Saham PADA Harga Murah
Emiten Sinar Mas (MORA) Amankan Dana Pelunasan Sukuk Jatuh Tempo 4 Mei





