EmitenNews.com - Kehadiran SWF Norwegia bukan satu-satunya investasi dana abadi negara di pasar saham Indonesia. Berdasarkan data kepemilikan saham di atas 1%, Uni Emirat Arab (UEA) melalui Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) juga tercatat menggenggam 3.468.164.504 lembar saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau setara 4,15%.

Baca Juga: SWF Norwegia Koleksi 23 Saham RI, Cek Daftar Lengkapnya

Selain itu, China melalui Best Investment Corporation yang juga berstatus sebagai sovereign wealth fund (SWF), memiliki 86.324.256 lembar saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau setara 1,28%.

Kedua negara tersebut pun berpotensi mengantongi dividen dari saham RI yang mereka miliki. UEA misalnya, dengan menggenggam sebanyak saham MTEL sebanyak 3,46 miliar lembar saham berpotensi meraup dividen sekitar Rp88,79 miliar.

Sedangkan China, dengan menggenggam saham SMGR berpotensi mengantongi dana segar dividen sebesar Rp2,45 miliar.

Adapun jadwal pencairan dividen, SMGR telah melaksanakannya pada 11 Juni 2026 lalu, sementera MTEL dijadwalkan cair dividen pada 31 Juli 2026. Artinya, SWF China diperkirakan telah mengantongi dana segar tersebut, sedangkan SWF UEA masih harus menanti hingga akhir Juli ini.

Pada perdagangan Jumat (17/7), saham MTEL ditutup di level Rp460, dengan dominasi perdagangan berada di zona merah. Sedangkan SMGR, berhasil parkir di zona hijau dengan penguatan tipis 0,67 persen naik 10 poin ke level Rp1.505.