BUMI Guyur Pinjaman Rp1,5 Triliun ke Arutmin, Sumber dari Obligasi
:
0
Potret logo baru emiten Bumi Resources Tbk. (BUMI). Foto: BUMI.
EmitenNews.com - PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menggelontorkan fasilitas pinjaman Rp1,506 triliun ke anak usahanya, PT Arutmin Indonesia. Transaksi afiliasi ini efektif berjalan sejak Selasa, 26 Mei 2026.
Direktur BUMI, R.A. Sri Dharmayanti, dalam keterbukaan informasi Selasa (2/6/2026) menyebut, “Dana pinjaman ditujukan untuk kebutuhan modal kerja serta membiayai pengeluaran operasional harian Arutmin demi menjaga kelangsungan usaha.”
Merujuk prospektus BUMI, sumber pendanaan berasal dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan I Bumi Tahap V Tahun 2026. Perjanjian pinjaman diteken 28 April 2026.
Fasilitas dibagi dua tranche. Tranche A berplafon maksimal Rp640 miliar dengan bunga 7,50% ditambah margin 0,5% per tahun. Pokok dan bunga tranche ini jatuh tempo tiga hari kerja sebelum pembayaran pokok Obligasi Seri A yang bertenor 370 hari sejak emisi.
Tranche B berplafon maksimal Rp960 miliar. Bunga yang dikenakan 8,75% ditambah margin 0,5% per tahun. Jatuh tempo pembayaran tiga hari kerja sebelum jadwal pembayaran pokok Obligasi Seri B bertenor tiga tahun sejak emisi.
Emiten grup Bakrie itu mengatakan keputusan pemberian pinjaman internal diambil karena proses administrasinya lebih cepat dibanding lewat lembaga keuangan eksternal atau perbankan, serta tidak memerlukan agunan atau jaminan.
Related News
Rapor 1H26 Hijau, UVCR Mau Pacu Segmen B2B Makin Melesat
Laba dan Pendapatan Meledak, Saham INET Kian Seksi
Ogah Dana Bursa Lagi, ERA Indonesia (IPAC) Siap Delisting dari BEI
Perkuat Modal, Bank Mandiri (BMRI) Terbitkan Surat Utang USD750 Juta
Urai Free Float BEI, Kalbe Farma (KLBF) Kaji Opsi Delisting Anak Usaha
Kaji Capex Rp1T, Kalbe Farma (KLBF) Bahas Tekanan Rantai Pasok Global





