EmitenNews.com - PT Bumilangit Digital Mediatama (BLDX), perusahaan patungan PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) – MCAS Group dan PT Bumilangit Entertainment (Bumilangit) meluncurkan karya seni digital berbasiskan teknologi blockchain atau dikenal sebagai Non-Fungible Token (NFT).


Karya seni digital terbaru BLDX ini mengangkat Gundala dan Sri Asih sebagai karakter perdana Bumilangit yang diterbitkan dalam bentuk NFT.


"NFT Bumilangit versi Gundala dan Sri Asih ini akan diterbitkan dalam jumlah terbatas, yakni hanya 356 unit NFT untuk Gundala, dan 381 unit NFT untuk Sri Asih," sebut siaran pers BLDX. Kedua karakter dihadirkan dalam berbagai gamifikasi yang menarik sehingga dapat memberikan keseruan tersendiri bagi masyarakat.


Karya NFT Bumilangit ini menampilkan desain karakter Gundala dan Sri Asih versi komik legendaris Indonesia dan dihadirkan berbentuk “video/gif/image" dengan berbagai pose superhero yang menarik.


Setiap image dari NFT Bumilangit akan menjadi hak milik untuk setiap pembeli, dengan autentifikasi menggunakan teknologi blockchain. Ini menjadikan NFT Bumilangit sebagai barang koleksi digital dan masyarakat yang sudah memiliki asset crypto berupa Etherium, dapat segera membelinya di website www.bumilangitdigital.com/nft.


NFT Bumilangit ini juga akan menjadi kiprah awal Bumilangit dalam memberikan kesempatan para penggemarnya untuk memiliki koleksi digital art berbasis karakter-karakter kesayangannya.


Tentunya akan semakin banyak inisiatif digital Bumilangit ke depannya seiring dengan tumbuhnya ekosistem karakter melalui produksi film dan series di Bumilangit Cinematic Universe, animasi dan penerbitan komik.

Bismarka Kurniawan, Founder dan CEO Bumilangit, mengaku sangat senang karya asli anak bangsa Indonesia dapat hadir di dunia digital yang dapat dimiliki bersama oleh para penggemarnya.


"Karakter Gundala dipilih karena karakter inilah yang membuka Bumilangit Cinematic Universe dengan filmnya beberapa tahun lalu dan Sri Asih dipilih karena inilah karakter berikutnya yang akan hadir di filmnya tahun depan,“ kata Bismarka.


Ia menjanjikan akan ada peluncuran NFT Bumilangit yang selanjutnya mengingat perpustakaan karakter mereka adalah salah satu yang terbesar di Asia Tenggara.


Dunia digital saat ini saat pesat untuk dijadikan ajang bagi para kreator untuk mengembangkan popularitas dari karya mereka. Kerja sama kami dengan game terbesar di dunia, PUBG Mobile, bahkan sudah menghasilkan lebih dari 4 milyar view di platform TikTok.


Budiasto Kusuma, Direktur Utama BLDX, pun mengaku bangga menjadi bagian dari perkembangan budaya dan teknologi di Indonesia. Penggunaan karakter Bumilangit dalam bentuk NFT, menjadi bukti bahwa karya bangsa Indonesia dapat beradaptasi dengan teknologi terbaru.


"Kami berharap melalui adaptasi aset intelektual Bumilangit ke NFT, akan memberikan pengalaman baru bagi fanbase Rakyat Bumilangit menuju ke beragam aktivitas dan utilisasi digital mendatang seperti games, digital comic, aktivitas film dan konten bersama Bumilangit Universe untuk menunjang ekosistem digital Bumilangit,” kata Budiasto.(fj)