EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memaparkan asumsi dan proyeksi keuangan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2027 yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menyampaikan, RKAT 2027 disusun dengan tiga asumsi utama dan target yang lebih tinggi dibandingkan RKAT 2026 Revisi.

"Rencana kerja tahun 2027 kami susun dengan 51 rencana kerja dengan total anggaran sebesar Rp596,4 miliar," ungkap Jeffrey.

Untuk target 2027, BEI mematok:

1. Rerata Nilai Transaksi Saham (RNTH) Rp21 triliun/hari

Naik 16,7% dari RKAT 2026 Revisi sebesar Rp18 triliun/hari. Realisasi per 23 Oktober 2026 sudah mencapai Rp20,5 triliun/hari.

2. Pencatatan Efek Baru 905 Efek

Naik 13,1% dari 800 efek. Rinciannya 25 saham/IPO baru, 175 emisi EBUS (obligasi & sukuk), dan 705 efek lainnya (waran, KIK, dll). Realisasi per 23 Oktober 2026 sebanyak 876 efek dengan 7 saham.

3. Rerata Investor Aktif Bulanan 1,3 Juta

Naik 44,4% dari RKAT 2026 Revisi sebesar 900.000 investor. Realisasi per 23 Oktober 2026 sudah 1.388.494 investor aktif bulanan.