EmitenNews.com - Gemini Exchange, bursa kripto milik Winklevoss, meluncurkan layanan prediksi pasar yang dipersonalisasi yang didukung oleh Grok, model kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh xAI milik Elon Musk.

Cointelegraph melaporkan pada 28 Mei bahwa Gemini meluncurkan fitur berbasis AI yang disebut Command Center di platform pasar prediksinya. Alat ini menganalisis posisi terbuka pengguna, daftar pantauan, dan aktivitas prediksi sebelumnya untuk memberikan informasi pasar yang disesuaikan. Fitur ini mengintegrasikan model AI Grok untuk membantu pengguna memantau pasar prediksi secara real-time.

Menurut pengumuman resmi Gemini tanggal 28 Mei 2026, Command Center dirancang sebagai "mission control for your predictions portfolio".

Sederhananya, semua sinyal pasar, ringkasan event, dan peluang kontrak akan dikurasi lalu dikirim langsung ke pengguna. Sistem ini belajar dari posisi terbuka, watchlist, dan riwayat prediksi masing-masing akun. Jadi informasinya dipersonalisasi, bukan generik.

Integrasi Grok Jadi Kekuatan

Kekuatan utama ada di integrasi Grok. AI ini bertugas menyajikan analisis real-time terhadap peristiwa yang sedang terjadi, sentiment pasar dari media sosial, serta rekomendasi kontrak event yang paling relevan dengan minat pengguna. Gemini menyebut ini sebagai cara baru untuk dapatkan "deep contextual analysis" dengan kecepatan yang sebelumnya nggak mungkin ada di aplikasi prediksi.

Perlu dicatat, "Gemini" di sini adalah Gemini Exchange, bursa crypto milik Cameron & Tyler Winklevoss. Bukan Gemini AI milik Google. Gemini Predictions sendiri sudah jalan sejak 15 Desember 2025 sebagai platform trading berbasis event yang diatur CFTC di AS.

Gemini bukan yang pertama pakai Grok. Polymarket dan Kalshi sudah lebih dulu mengintegrasikan AI yang sama untuk fitur analitik. Tapi peluncuran Command Center jadi dorongan produk terbesar Gemini tahun ini.

Sebagai disclaimer, Command Center hanya alat bantu intelijen. AI tetap punya keterbatasan, terutama untuk memprediksi kejadian tak terduga seperti kebijakan mendadak atau sentimen geopolitik. Keputusan trading tetap jadi tanggung jawab penuh pengguna sesuai profil risiko masing-masing.

Bulan lalu, Gemini memperkenalkan fitur yang menghubungkan model AI seperti ChatGPT dan Claude ke akun perdagangan pengguna untuk mendukung pemantauan pasar dan eksekusi perdagangan.