EmitenNews.com—PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) sebagai anggota bursa dengan kode broker GR telah melaporkan realisasi pembelian kembali saham perseroan atau buyback yang dilakukan selama 3 bulan terakhir.

 

Merujuk keterangan resmi Panin Sekuritas hari ini, Rabu (4/1/2023). Prama Nugraha Direktur PANS menyatakan, hasil buyback yang dilakukan Panin sejak 3 Oktober-30 Desember 2022 sebanyak 3.152.100 lembar saham dengan nilai sebesar Rp5.876.869.500 (Rp5,876 miliar).

 

Mengacu pada informasi awal dari rencana buyback saham PANS ini karena kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

 

Adapun anggaran yang dialokasikan pada rencana aksi korporasi ini sebanyak-banyaknya senilai Rp50 miliar.

 

Asumsi awal rencana Panin Sekuritas (PANS) menyiapkan dana taktis Rp50 miliar. Dana segar itu untuk keperluan buyback saham 29.761.900 helai alias 29,76 juta lembar. Itu dengan asumsi harga pelaksanaan Rp1.680 per lembar.

 

Periode pelaksanaan buyback sepanjang tiga bulan terhitung sejak 3 Oktober 30 Desember 2022. Setelah buyback jumlah saham beredar akan menjadi 684.819.000 lembar. Susut 35.181.000 helai dari sebelum buyback di kisaran 720 juta lembar. Maklum, periode 2015 perseroan juga telah mem-buyback 5.419.100 lembar.

 

Sebagai emiten sekuritas, selayaknya ada hal lain yang patut diperhatikan dari Panin Sekuritas. Hal tersebut adalah rata-rata Modal kerja bersih disesuaikan (MKBD) PANS yang mengalami penurunan di awal tahun 2023 ini.

 

Secara aturan MKBD sekuritas penjamin emisi (underwriter) dan perantara pedagang (broker) minimal sebesar Rp25 miliar atau 6,25% atau 1/16 dari kewajiban terperingkat perusahaan.

 

Adapun MKBD Panin Sekuritas atau broker berkode GR ini pada Januari 2023 berdasarkan data BEI senilai Rp893.545.740.091 (Rp893,54 miliar) turun dibandingkan Desember 2022 yang tercatat senilai Rp900.227.711.995 (Rp900,22 miliar).