Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catatkan Laba di 2025
Tampak seorang karyawan melintas di depan kantor Tugu Asuransi. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Asuransi Tugu Pratama Indonesia (TUGU) secara konsolidasian membukukan kinerja positif sepanjang 2025 di tengah dinamika industri asuransi, dan transisi penuh penerapan PSAK 117. Perseroan mencatat laba tahun berjalan dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp711,06 miliar dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp401,57 miliar disajikan sesuai penerapan PSAK 117. Capaian itu, mencerminkan kinerja tetap terjaga di tengah perubahan standar pelaporan keuangan.
Sejalan penerapan PSAK 117, perseroan telah melakukan penyesuaian dalam penyajian laporan keuangan, termasuk penyajian kembali (restatement) atas laporan keuangan tahun sebelumnya guna memastikan konsistensi, dan keterbandingan kinerja. Perubahan itu, terutama berdampak pada pengakuan pendapatan, dan beban kontrak asuransi, sehingga memengaruhi penyajian laba secara keseluruhan pada tahun 2024.
Perseroan memastikan seluruh penyesuaian tersebut telah dilakukan sesuai standar akuntansi berlaku, sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan transparansi, dan kualitas pelaporan keuangan. Sepanjang 2025, perseroan mencatat pendapatan jasa asuransi Rp9,11 triliun, meningkat 22,12 persen dari tahun sebelumnya. Hasil jasa asuransi menanjak 39,10 persen menjadi Rp1,02 triliun. Kinerja itu, didukung optimalisasi portofolio pada lini asuransi fire & property, offshore, dan aviation tetap menjadi kontributor utama.
Hasil investasi perseroan tercatat Rp717,36 miliar, mencerminkan strategi pengelolaan portofolio prudent, dan adaptif terhadap dinamika pasar. Sementara itu, pendapatan usaha lainnya Rp542,52 miliar, ditopang kontribusi berkelanjutan dari entitas anak memperkuat diversifikasi sumber pendapatan TUGU Group. ”Perseroan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, pengelolaan risiko melalui penguatan portofolio, dan disiplin dalam underwriting. Upaya ini menjadi bagian dari langkah mempertahankan kinerja sehat, dan berkelanjutan," tutur Adi Pramana, Presiden Direktur Tugu Insurance.
Nah, dari sisi neraca, total aset tercatat Rp27,71 triliun, total ekuitas Rp10,17 triliun dengan Risk Based Capital (RBC) 410,9 persen jauh di atas ketentuan minimum regulasi 120 persen. Penerapan PSAK 117 menjadi bagian dari upaya perseroan dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan. Implementasi PSAK 117 merupakan penyesuaian terhadap standar pelaporan berlaku.
”Perseroan terus memastikan kinerja yang dicapai didukung fundamental sehat, pengelolaan risiko terukur, dan struktur permodalan tetap kuat, tambah Fitri Azwar, Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance.
Selanjutnya, perseroan akan terus memperkuat fundamental bisnis, dan meningkatkan kualitas pertumbuhan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Dengan strategi adaptif, Tugu Insurance optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memberi nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham, dan pemangku kepentingan. (*)
Related News
Penjualan Melonjak, Laba Bersih BEEF Tumbuh 25,51 Persen di 2025
BAIK Segarkan Dewan Komisaris, Ini Komposisi Terbarunya
Penjualan ENZO Susut 30,49 Persen, Laba Berbalik Rugi di 2025
GJTL Catat Penjualan Turun di Rp17,66T, Laba Naik 5 Persen di 2026
Senyap, Manuver TP Rachmat Borong 77,2 Juta Saham ADRO
ARB 3 Hari Beruntun, Bos DATA Justru Akumulasi Saham Rp2,04 Miliar





