Cairkan Fasilitas Repo, Maybank Sekuritas Tambah 84,3 Juta Saham ENRG
:
0
Ilustrasi PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)
EmitenNews.com - Manajemen PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melaporkan transaksi saham Perseroan dalam jumlah signifikan oleh Maybank Sekuritas Indonesia pada Senin, 13 April 2026. Tujuan transaksi tersebut adalah pencairan fasilitas repo
Aksi borong tersebut menyebabkan perubahan dalam komposisi kepemilikan saham Perseroan. Melalui keterbukaan informasi, Selasa (14/4/2026), diketahui bahwa kepemilikan saham atas nama Maybank Sekuritas kini meningkat menjadi 7,28% dari sebelumnya 6,96% setelah transaksi tersebut.
Transaksi tersebut melibatkan 84,375 juta saham ENRG. Manajemen ENRG menyebutkan bahwa pemilik langsung dari saham-saham tersebut adalah PT Dire Pratama Services. Tidak disebutkan berapa nilai dari transaksinya.
Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, sebesar 4,59 miliar saham setara 17,69% saham ENRG dikuasai PT Shima Global Kapital yang merupakan pemegang saham pengendali dan terafiliasi dengan pemilik manfaat.
PT Shima Global Kapital dimiliki oleh Syailendra S Bakrie. Bersama dengan Indra U Bakrie, dan Adinda A Bakrie, mereka merupakan penerima manfaat akhir atau ultimate beneficial owner/UBO atas PT Energi Mega Persada Tbk.
Selanjutnya, Trimegah Sekuritas dilaporkan menguasai 3,09 miliar saham atau setara 11,47%. PT CGS International merupakan pemegang saham ENRG berikutnya yang menguasai 7,59%. Maybank Sekuritas tercatat mengempit 6,96% saham hingga akhir bulan lalu.
Sementara itu, kepemilikan publik (free float) dilaporkan sedikit turun dari 44% pada akhir Februari 2026 menjadi 43,82% pada akhir Maret 2026.
Meski demikian, Perseroan mencatat peningkatan signifikan jumlah pemegang saham yaitu 14.106 pihak menjadi 65.242 pihak pada akhir Maret 2026.
Related News
Salurkan Kredit Rp11 Triliun, Bos BTPS Bilang ini
Semester I, Emiten Gita Wirjawan (OKAS) Boncos USD1,07 Juta
Sudahi Semester I, ini Rekap Laba dan Pendapatan CFIN
Tercanggih Dunia, ini Keunggulan Smelter Tembaga AMMN
Paruh Pertama 2026, Laba Emiten Lo Kheng Hong (GJTL) Melejit 77 Persen
Semester I, Laba Meratus (KARW) Tumbuh 337,94 Persen





