CAP Jawa Barat 2022, Wadah Kurasi Ekonomi Kreatif Unggulan
CAP Jawa Barat 2022, Wadah Kurasi Ekonomi Kreatif Unggulan. dok. Republika.
EmitenNews.com - Ini upaya untuk memajukan ekonomi unggulan yang diprakarsai kalangan muda. Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil mengatakan acara Curated Amazing Product (CAP) Jawa Barat 2022, wadah kurasi ekonomi kreatif unggulan. Selain itu, juga sebagai bentuk inovasi dalam pengembangan kualitas ide yang mampu menghasilkan sebuah produk bernilai tinggi.
"Inovasi mesti terus ditingkatkan, salah satunya kita ingin bikin klasifikasi produk terbaik kelas dunia lewat CAP Jabar. Nanti dengan percaya diri bisa kita jadikan kebanggaan ke seluruh dunia," kata Ridwan Kamil di Bandung, Rabu(5/10/2022).
Acara Curated Amazing Product Jawa Barat 2022 serta Pasar Senin dan Jajanan di Gedung Amphiteater Universitas Pendidikan Indonesia, Kota Bandung itu, hasil akhir yang diharapkan, produk/ karya yang telah tercipta mampu menjadi keunggulan dengan kualitas dan nilai tinggi untuk Provinsi Jabar. Kategori yang dikurasi dalam ajang ini meliputi Kategori Lagu, Poster, dan Kemasan.
Dalam gelaran CAP Jabar 2022 bertajuk Jabarkan Indonesia Juara ini diharapkan pula mampu memberi energi positif dalam semangat kolaborasi kreativitas, serta meningkatkan inovasi.
"Mudah-mudahan volume 20 persen (ekonomi unggulan Jabar di sektor pariwasata) yang relatif besar se-Indonesia bisa kita tingkatkan lagi, dan itu akan menjadi ekonomi unggulan anak-anak muda sekarang," kata Ridwan Kamil.
CAP Jabar 2022 juga melibatkan partisipasi peserta internasional dari enam negara, yaitu Meksiko, Iran, China, Swiss, Turki, dan Polandia, yang diharapkan dapat memicu kualitas karya peserta lainnya. ***
Related News
Pemerintah Pastikan Stabilitas Ekonomi Tetap Terjaga
Kurs Yuan Melemah 85 Poin Terhadap Dolar AS
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp40.000 Per Gram
Terbukti, KPPU Denda 97 Pelaku Pinjol Rp755 Miliar
Harap Akses e-Meterai Dari Distributor Resmi, Peruri Bagikan Daftarnya
Agar Tambahan SAL ke Perbankan Efektif, Perlu Stimulus Fiskal Langsung





