Capex Jumbo, Peringkat Jangka Panjang Pertamina Ada di ‘BBB’
:
0
EmitenNews.com—Fitch Ratings telah mengafirmasi Peringkat Jangka Panjang Mata Uang Asing Issuer Default Rating (IDR) PT Pertamina (Persero) di 'BBB' dengan Outlook Stabil. Fitch juga telah mengafirmasi senior unsecured rating Pertamina, USD20 billion global medium-term note program dan senior unsecured notes yang sudah ada di 'BBB'.
Peringkat Pertamina disamakan dengan induknya, negara Indonesia (BBB/Stabil), sejalan dengan Kriteria Peringkat Pemerintah Fitch. Persamaan tersebut didasarkan pada kemungkinan 'Sangat Kuat' bahwa Pertamina akan mendapat dukungan pemerintah sebagai perusahaan minyak nasional (NOC) Indonesia.
Kami terus menilai Standalone Credit Profile (SCP) Pertamina di 'bbb-', yang mencerminkan operasi yang terintegrasi secara vertikal, posisi dominan di pasar energi Indonesia dan posisi biaya yang kompetitif dari operasi hulu. Hal ini diimbangi oleh risiko regulasi harga bahan bakar, yang diwujudkan dalam pembayaran kompensasi yang tertunda untuk bahan bakar nonsubsidi, secara historis. Namun, risiko regulasi telah berkurang, karena Pertamina menerima pembayaran segera untuk kompensasi tahun 2022, bersamaan dengan pelunasan iuran dari tahun-tahun sebelumnya. Indonesia juga memberlakukan undang-undang pada tahun 2022 yang menetapkan pembayaran kompensasi triwulanan. Catatan pembayaran kompensasi tepat waktu yang konsisten, sesuai dengan undang-undang, melalui siklus harga minyak dapat mengarah pada revisi SCP ke atas, asalkan profil keuangan tetap memadai.
Keterkaitan Negara yang 'Sangat Kuat': Kami yakin status, kepemilikan dan kontrol Pertamina oleh kedaulatan Indonesia adalah 'Sangat Kuat'. Negara sepenuhnya memiliki Pertamina, menunjuk dewan dan manajemen seniornya, serta mengarahkan dan menyetujui investasinya. Pertamina juga ditunjuk sebagai perusahaan induk negara untuk sektor minyak dan gas. Ini berfungsi sebagai kendaraan negara yang penting untuk mengelola harga eceran bahan bakar dan, karenanya, tekanan inflasi, karena mengendalikan sebagian besar distribusi bahan bakar di Indonesia.
Kami menilai catatan dukungan sebagai 'Sangat Kuat'. Pemerintah efektif mengontrol harga sebagian besar BBM yang didistribusikan Pertamina, yang sebagian dijual di bawah harga pasar. Negara mendukung Pertamina melalui berbagai mekanisme, termasuk penggantian subsidi untuk bahan bakar yang dijual di bawah mandat kewajiban layanan publik dan kompensasi biaya yang tidak dapat dipulihkan untuk bahan bakar lainnya. Negara di masa lalu juga memberi Pertamina beberapa blok minyak dan gas besar setelah berakhirnya kontrak bagi hasil, membantu meningkatkan profil bisnis dan keuangannya.
Related News
MagangHub 2026 Buka 28.455 Lowongan di 3.672 Instansi
Fakta Baru Kasus Setoran Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli
Bahaya Karhutla, Terbesar di Tiga Wilayah di Kalimantan dan Sumatera
Korupsi Dana Haji, Jaksa KPK Dakwa Yaqut Rugikan Negara Rp622 Miliar
Kemnaker Pangkas 50% Iuran JKK-JKM Bagi Pekerja Sampah
Rugikan Rakyat Rp100 T, Amran Minta Praktik Curang Pangan Disikat!





