EmitenNews.com —  PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) menargetkan meraih pendapatan sebesar Rp7,136 triliun, atau tumbuh 14,4 persen dibanding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp6,235 triliun.

 

Direktur WMPP, Teddy Mulyawan Subekti menjelaskan, pendapatan tahun 2022 ditopang dari poultry atau unggas dengan porsi 45 persen.

 

Disusul pendapatan ternak sapi dengan porsi 30 persen. Kemudian, daging dengan porsi 13 persen dan komoditas sebesar 10 persen serta kontruksi 2 persen.

 

“Pada sisi laba kotor kami menargetkan sebesar Rp1,2 triliun atau naik 53,9 persen. Adapun laba komprehensif mencapai Rp498 miliar atau naik 60,1 persen,” kata dia di Jakarta, Rabu (15/6/2022).

 

Guna mendukung target itu, jelas dia, perseroan telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp1,2 triliun.

 

Sementara itu, Direktur Utama WMPP, Tumiyana menyampaikan, RUPSLB yang digelar Rabu (15/6) siang ini juga menyetujui penambahan kegiatan usaha perseroan di energi.

 

Hal itu terkait dengan rencana menekan biaya produksi dengan memasang panel surya di atap gedung perseroan. “Kami harapkan, dengan energi baru terbarukan ini dapat menghemat 19 hingga 23 persen dari total konsumsi energi fasilitas produksi perseroan,” terang dia.

 

Hanya saja, kata dia, RUPST memutuskan untuk menahan semua laba bersih tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp301,8 miliar menjadi laba ditahan. “Tahun ini kan baru IPO dan kami masih butuh dana pengembangan usaha. Tahun depan baru bagi dividen,” kata Tumiyana.