EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (19/1) menguat 0,80% atau 54,12 poin ke level 6.819,91. Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 18,79 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 9,03 triliun. Sebanyak 294 saham menguat, 217 saham yang turun harga dan 198 saham stagnan.
Menutup pekan ini IHSG masih belum beranjak dari rentang konsolidasi sehingga pergerakannya diperkirakan masih akan ada di range support di level 6702 dan posisi resistance terdekat ada di 6872, kata William Surya Wijaya CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, Jumat (20/1/2023).
Akhir pekan pasca ditetapkannya suku bunga acuan yang menunjukkan adanya kenaikan tentunya memberikan sentimen positif bagi pergerakan IHSG, hari ini pergerakan IHSG masih menunjukkan potensi untuk kembali mengalami kenaikan.
“Mulai kembalinya capital inflow ke dalam pasar modal Indonesia turut menjadi penunjang bagi kenaikan IHSG saat ini, hari ini IHSG masih berpotensi menguat,” ujar William.
Dengan kondisi saat ini yang terlihat mulai optimis, maka saham pilihan dari Yugen Sekuritas adalah ITMG, BBCA, ASII, SMRA, AKRA, AALI, SMGR dan BMRI.
Related News
Terpenuhi di DN, Produksi Kendaraan Pick-Up Beri Dampak Rp27 Triliun
Penjualan Sepeda Motor Di Pasar Domestik 2025 Capai 6,4 Juta Unit
Sideways, IHSG Lintasi 8.200-8.350
IHSG Tertekan, Serok Saham AMMN, CMRY, dan TINS
IHSG Terkoreksi Usai Reli Imlek, Sektor Teknologi Jadi Penekan
Reli Terhenti, IHSG Sesi I Malah Tergelincir ke 8.289





