IHSG Tertekan, Serok Saham AMMN, CMRY, dan TINS
:
0
IHSG tampil mencolok dengan nuansa Imlek. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin mengalami koreksi 0,43 persen menjadi 8.274. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan tekanan jual. Kalau mampu bertahan di atas 8.170, indeks berpeluang melanjutkan penguatan.
Namun, waspadai akan adanya potensi koreksi ke level 8.059-8.119. Dengan begitu, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 20 Februari 2026, indeks akan menyusuri area support 8.170-8.025, dan posisi resistance 8.408-8.596. Menilik data itu, MNC Sekuritas menyarankan investor mendekati saham-saham berikut.
Yaitu, Amman Mineral (AMMN) buy on weakness Rp7.450-7.625 per helai dengan proyeksi Rp7.875-8.050 per lembar, dan stop loss Rp7.300 per eksemplar. Cimory (CMRY) buy on weakness Rp5.125-5.275 per saham dengan target Rp5.575-5.850 per lembar, dan stop loss Rp5.050 per eksemplar.
Timah (TINS) buy on weakness Rp3.700-3.850 per saham dengan target Rp4.440-4.670 per lembar, dan stop loss Rp3.400 per helai. Tjiwi Kimia (TKIM) buy on weakness Rp7.175-7.275 per lembar dengan proyeksi Rp7.625-7.825 per helai, dan stop loss Rp6.975 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Melambung ke 6.186, Emiten Prajogo Transaksi Terbesar tapi Anjlok
Karyawan Diduga Pelaku Bully, Apa Tindakan BNI Sekuritas?
Hana Bank Perkuat Pemberdayaan Anak Berkebutuhan Khusus
Laba Samsung Meroket 14 Kali Lipat Berkat AI, Bisnis HP Justru Minus
IHSG Dibuka Menguat ke Atas 6.100 Usai 6 Hari Merah Beruntun
Pengusaha Tambang Minta Aturan DHE SDA Lebih Fleksibel





