Cegah Saham Publik Terdilusi, Menteri BUMN Minta Adhi Karya Right Issue
:
0
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). dok. bisnis.com.
EmitenNews.com - Ini perintah untuk PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Menteri BUMN Erick Thohir meminta BUMN karya itu, melakukan right issue untuk mencegah saham publik tidak terdilusi hingga 60 persen.
Dalam keterangannya kepada pers, Jumat (4/11/2022), Staf Khusus Menteri BUMN Erick Thohir yakni Arya Sinulingga mengatakan, right issue Adhi Karya itu dilakukan agar publik yang memegang saham tidak terdilusi. Pasalnya, pemerintah sudah melakukan penambahan modal melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp1,98 triliun.
"Pemerintah melihat prospek terhadap proyek-proyek yang sedang dikerjakan dan proyek-proyek masa depan Adhi Karya akan dapat memajukan pembangunan di Indonesia serta memajukan Adhi Karya sehingga kinerja akan semakin baik, dengan menggelontorkan modal tambahan sebesar Rp1,98 triliun ke Adhi Karya," ujar Arya Sinulingga.
Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto mengungkapkan agenda pembangunan infrastruktur jadi faktor utama kepercayaan pemerintah untuk memberikan PMN kepada BUMN Karya seperti Adhi Karya.
Pemberian PMN kepada BUMN karya oleh pemerintah, menurut Eko Listiyanto, sebetulnya dilandasi oleh faktor utama yakni agenda pembangunan infrastruktur di Indonesia menjadi bagian dari prioritas strategi nasional yang sangat penting.
Penambahan dana oleh pemerintah kepada PT Adhi Karya (Persero) Tbk telah diatur pula dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 tanggal 21 September tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham Perseroan PT Adhi Karya (Persero). ***
Related News
Investor Hong Kong Batal Akuisisi 86 Persen Saham Puri Sentul (KDTN)
IPO Andalan Artha (ANDA), Raih Dana Rp316,76M, Ini Peruntukannya
Akuisisi FFI, Ultrajaya (ULTJ) Siap Terbitkan 7,87 Miliar Saham Baru
MB Investment Tambah Porsi, Kini Kuasai 26,17% Saham ITSEC Asia (CYBR)
CBDK Kantongi Marketing Sales Rp448 Miliar, 85% Berasal dari Kaveling
Tambah Porsi, Sang Dirut Beli 73.400 Lembar Saham Transkon Jaya (TRJA)





