Charnic Capital Borong 28,6 Juta Saham FUJI, Kepemilikan Melonjak
:
0
FUJI Finance (FUJI). Foto: FUJI
EmitenNews.com - PT Charnic Capital Tbk terus menambah porsi kepemilikan saham di saham PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI).
Berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa (7/7/2026), perusahaan investasi tersebut dilaporkan telah memborong dalam jumlah besar.
Charnic Capital mengeksekusi pembelian total sebanyak 28,68 juta lembar saham FUJI secara langsung pada perdagangan Senin, 6 Juli 2026.
Aksi akumulasi ini dilakukan secara bertahap pada rentang harga Rp179 hingga Rp199 per saham. Jika dikalkulasikan, harga rata-rata pembelian berada di kisaran Rp182,49 per saham, sehingga Charnic Capital merogoh kocek total mencapai Rp5,23 miliar untuk transaksi kali ini.
Melalui rincian laporan, volume pembelian terbesar dilakukan pada harga Rp180 per saham dengan jumlah mencapai 6,05 juta unit saham, disusul pembelian sebesar 4,53 juta unit saham pada harga Rp179 per lembar.
Pascatransaksi tersebut, porsi kepemilikan saham Charnic Capital di FUJI meningkat signifikan. Kepemilikan yang semula hanya sebesar 73.132.000 unit saham atau setara dengan 5,63%, kini melonjak naik menjadi 101.818.500 unit saham atau setara dengan 7,83% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perusahaan.
Dalam keterangan resminya, manajemen menegaskan bahwa tujuan dari rangkaian transaksi jumbo ini murni ditujukan untuk alokasi portofolio investasi dengan status kepemilikan saham langsung.
Kendati porsi sahamnya bertambah besar, Charnic Capital menyatakan bahwa statusnya dalam kepemilikan ini bukan sebagai pengendali perusahaan.
Maka, bertambahnya porsi saham Charnic Capital, membuatnya berada di urutan ketiga pemegang saham FUJI di atas 5 persen. Merujuk laporan bulana regustrasi pemegang efek, secara berurutan pemegang saham itu yaitu, Indovalue Capital memegang 55 persen saham sekaligus pengendali, Agustin Widyawati dengan porsi 10,43 persen, Charnic Capital naik jadi 7,83 persen dan Batara Bayu 6,3 persen.
Related News
Emtek (EMTK) Lepas Saham, Kendali atas ACA Kini di Yuslinda Nasution
Pemegang Saham Wahana Inti Makmur (NASI) Ini Perbesar Porsinya
Dari Anak Usahanya, Emiten TP Rachmat Terima Dividen Rp786 Miliar
Transformasi Tuntas, Rekor Tertinggi Nasabah BSI (BRIS) jadi 24,3 Juta
Direktur ELSA Hera Handayani Mundur Jelang RUPS Permintaan PHE
Usai Mundur dari Direksi, Yuslinda Beli Penuh Perusahaan IT Milik EMTK





