Chitose (CINT) Bagi Dividen Rp13,8 per Saham, Yield Capai 6,05 Persen
:
0
Potret manajemen Chitose (CINT) seusai RUPST pada Rabu (22/4/2026). Foto: EmitenNews/Akhmad Jiharka.
EmitenNews.com - PT Chitose Internasional Tbk. (CINT) resmi membagikan dividen tunai Rp13,77 miliar atau Rp13,8 per saham dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, yang diselenggarakan di Cimahi, Rabu (22/4/2026).
Direktur CINT, Nurwulan Kusumawati dalam Public Expose seusai agenda RUPST CINT mengatakan, “Dividen tersebut setara 45 persen dari laba bersih 2025 yang tercatat Rp30 miliar.”
Dengan harga saham CINT di perdagangan intraday Rabu (22/4) yang bertengger di Rp228 per saham, maka dividend yield yang diterima investor mencapai 6,05 persen.
Adapun, jadwal Pembagian Dividen CINT mengacu Recording date 5 Mei 2026 pukul 16.00 WIB dan Pembayaran dividen paling lambat 25 Mei 2026. Mengenai Cumulative dan Ex date dividen akan segera diumumkan perseroan.
Nurwulan berlanjut mengatakan bahwa tidak menyisihkan laba untuk cadangan wajib tahun ini karena saldo cadangan sudah mencapai Rp21 miliar per 31 Desember 2025, atau lebih dari 20 persen modal disetor sesuai UU PT.
Kinerja Keuangan CINT 2025 Moncer
Pembagian dividen ditopang kinerja positif sepanjang 2025. Total pendapatan CINT naik 12,3 persen YoY menjadi Rp518 miliar, dengan CAGR 5 tahun sebesar 16,4 persen. Kontributor terbesar berasal dari segmen Office Furniture Rp281 miliar dan Hotel, Banquet and Restaurant Rp227 miliar.
EBITDA 2025 tumbuh 33,5% menjadi Rp56 miliar, sementara laba bersih melesat 92,2% YoY ke Rp30 miliar, berbalik dari rugi Rp99 miliar pada FY21.
Target 2026
Untuk 2026, Chitose menargetkan penjualan Rp560 miliar dan laba bersih Rp35 miliar, didukung strategi penetrasi pasar alat kesehatan, produk inovatif, serta efisiensi produksi.
Lalu, diungkap Direktur CINT, Susanto mengatakan strategi 2026 perseroan akan menyiapkan capex untuk ekspansi sebesar Rp5 miliar dan akan banyak berkutat membenahi poin-poin berikut:
1. Meningkatkan loyalitas existing customer melalui peningkatan pelayanan dan pemenuhan kebutuhannya secara optimal;
2. Meningkatkan penetrasi pasar institusi swasta dan alat kesehatan;
3. Mengembangkan produk baru yang inovatif dan kompetitif serta meningkatkan kolaborasi global;
4. Meningkatkan fleksibilitas, mempercepat lead time, efisiensi, dan efektivitas dalam proses produksi; serta
5. Mengoptimalkan sumber daya melalui program pengembangan kompetensi multi skill untuk karyawan.
Related News
BDMN Ngebut Dua Hari, Ini Fakta di Balik Isu Merger dan Valuasi Murah
Bidik Kapasitas 1 GW, BREN Fokus Ekspansi Energi Hijau
Dibiayai Kas Internal, JTPE Siap Gelar Buyback 339,7 Juta Saham
PTPP Kebut Proyek Dapur MBG Rp507,8 Miliar, Rampung di 15 Provinsi
PMJ Resmi Kuasai BIKE, Genggam 71,22 Persen Saham
PNM Catatkan Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial, Segini Bunganya





