Dengan rinciannya, Rp7 triliun untuk penyelesaian Cisumdawu dan sisanya sekitar Rp4 triliun untuk mengerjakan seksi 3 dan 4 tol Antasari - Depok - Salabenda.

 

“Sumber pendanaan belanja modal berasal dari perbankan dengan porsi 70 persen dan 30 persen berasal dari ekuitas,” tukas dia.

 

Dengan demikian, dia bilang, perseroan akan kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) guna meminta persetujuan kembali Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue.

 

“Awal tahun ini kami sudah mendapat izin right issue tapi belum terlaksana. Nah, bulan Februari 2023 kembali menggelar RUSPLB untuk right issue yang dananya untuk menyelesaikan proyek Cisumdawu,” ungkap dia.