Jelang RUPSLB, INPS Bakal Tambah Lini Usaha
:
0
Manajemen INPS ketika mencatatkan sahamnya di BEI. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - PT Indah Prakasa Sentosa Tbk (INPS) berencana melakukan penambahan kegiatan usaha melalui penambahan klasifikasi baku lapangan usaha yakni aktivitas perusahaan holding.
Direktur Utama INPS, Eddy Purwanto Winata mengatakan, rencana itu ditujukan untuk mendukung pengembangan kegiatan usaha serta meningkatkan nilai tambah bagi perseroan.
Saat ini, INPS telah menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan eceran BBG, LPG selain di sarana pengisian bahan bakar transportasi darat, laut dan udara. Serta, perdagangan besar bahan berbahaya (B2), dan perdagangan besar bahan berbahaya dan beracun (B3).
Adapun struktur permodalan dan susunan pemegang saham INPS yaitu modal dasar sebesar Rp200 miliar atau setara 2 miliar saham. GIGP menjadi pemilik saham terbesar sebanyak 87,48 persen atau sebanyak 568 juta saham setara Rp56,86 miliar. Sedangkan porsi kepemilikan masyarakat tercatat sebesar 81,3 juta saham, atau setara Rp8,13 miliar sekitar 12,51 persen.
“Rencana penambahan kegiatan usaha, akan dimohonkan persetujuan pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan perseroan, Kamis 11 Juni 2026,” tulis Eddy dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (6/5/2026).
Pada perdagangan kemarin (5/5/2026), saham INPS ditutup melemah 4,14 persen atau turun 30 poin ke level Rp695. Kendati demikian, secara year to date, saham bergerak menguat 71,18 persen atau naik 289 poin. (*)
Related News
Pendapatan Melorot, Laba MBSS Anjlok 71 Persen Kuartal I 2026
MSJA Jadwal Dividen Tunai 90 Persen dari Laba, Telisik Detailnya
Danantara Kempit Saham Bawah 1 Persen, Ini Respons GOTO
Aset Gendut, PALM Catat Laba Rp2,32 Triliun Kuartal I 2026
Bank BSI (BRIS) Bagi Dividen Rp1,51 Triliun
Perkuat Modal, MDKA Racik Private Placement 2,44 Miliar Lembar





