COCO Right Issue Jumbo, Pembantu Prabowo Buang Jutaan Lembar
:
0
Tampak aktivitas di area pabrik perseroan. FOTO - Dok Wahana Interfood
EmitenNews.com - Wahana Interfood (COCO) bakal meraup dana taktis senilai Rp1,28 triliun. Itu dari penerbitan right issue maksimal 10,67 miliar lembar dengan harga pelaksanaan Rp120. Penerbitan saham baru setara 75 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh itu, dibalut nominal Rp100.
Right issue dijajakan dengan rasio 1:3. Artinya, setiap pemilik satu saham lawas perseroan berhak menebus tiga saham baru hasil right issue. Mahogany Global Investment Pte. Ltd (Mahogany), pemegang saham utama sekaligus pemegang saham pengendali COCO dengan porsi 51,32 persen atau 1.826.864.604 saham, dan memiliki hak untuk memperoleh 5.480.593.812 HMETD.
Mahogany menyatakan akan melaksanakan seluruh hak berdasar surat pernyataan kesanggupan memenuhi kewajiban, dan kecukupan dana pada 20 Mei 2026. Nanti, apabila setelah seluruh proses alokasi masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka Mahogany sebagai pembeli siaga akan membeli total sebanyak-banyaknya 4.302.095.122 lembar.
Saat bersamaan, COCO juga menerbitkan maksimal 355.945.592 waran seri I atau 10 persen dari jumlah modal ditempatkan, dan disetor penuh saat pernyataan pendaftaran right issue. Setiap 30 saham baru hasil pelaksanaan HMETD melekat 1 waran seri I. Setiap pemegang 1 waran seri I berhak membeli 1 saham dengan harga Rp800 per lembar, sehingga dana hasil waran maksimum Rp284,75 miliar.
Danai Ekspansi
Dana hasil right issue jumbo itu setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar Rp1,17 triliun akan digunakan untuk ekspansi, dan investasi usaha. Tepatnya, rencana akuisisi PT Sari Murni Abadi (SMA). Sisanya untuk kebutuhan perseroan meliputi modal kerja operasional. Modal kerja operasional untuk pembelian bahan baku, bahan kemas, biaya riset dan pengembangan, serta biaya pemasaran dan ekspansi pasar yang mendukung kegiatan operasional, termasuk peningkatan operasional keamanan dan pemasaran.
Sementara dana hasil waran untuk modal kerja dan biaya operasional. Meliputi biaya bahan baku dan pembelian kepada supplier, biaya pemasaran, biaya pengembangan produk, dan biaya operasional lainnya seperti biaya logistik dan distribusi, biaya operasional kantor, digitalisasi operasional, kebutuhan operasional pendukung lainnya untuk menjaga keberlangsungan kegiatan usaha perseroan.
Dengan begitu, jadwal right issue COCO menjadi sebagai berikut. Cum right pasar reguler dan negosiasi pada 8 Juli 2026. Ex right pasar reguler dan negosiasi pada 9 Juli 2026. Cum right pasar tunai nada 10 Juli 2026. Ex right pasar tunai pada 13 Juli 2026. Recording date pada 10 Juli 2026. Distribusi pada 13 Juli 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 14 Juli 2026. Periode perdagangan, dan pelaksanaan pada 14-21 Juli 2026. Distribusi saham hasil HMETD pada 16-23 Juli 2026.
Terakhir pembayaran pemesanan saham tambahan pada 23 Juli 2026. Penjatahan pemesanan saham tambahan pada 24 Juli 2026. Pengembalian uang pemesanan saham tambahan pada 27 Juli 2026. Periode perdagangan waran seri I pasar reguler dan negosiasi pada 14 Juli 2026 hingga 10 Juli 2031. Pasar tunai pada 14 Juli 2026 hingga 11 Juli 2031. Pelaksanaan waran pada 18 Januari 2027 hingga 10 Juli 2031. Akhir masa berlaku waran pada 11 Juli 2031.
Ara Lego Jutaan Lembar
Related News
Emiten Grup Salim ICBP dan INDF Bagi Dividen, Yield 3-4 Persen
MPPA Boyong Aset Rp780 Miliar, Cara Elegan Perbesar Skala Bisnis
HMSP Beber Transaksi Baru, Telisik Detailnya
8 Dekade Pengabdian, Bank Pertama Milik Negara Ini Terus Bertumbuh
Tarik Duit! Samuel Sekuritas Cairkan Repo 4 Saham Ini Senilai Rp394,7M
Fokus Bayar Utang, VISI Jual 8 Aset Rp75M Usai Diakuisisi Raffi-Nagita





