Danantara Masuk, Kimia Farma Amankan Modal Kerja Rp846 Miliar
Kimia Farma (KAEF) dapat suntikan modal kerja Rp846 miliar dari Danantara Asset Management
EmitenNews.com - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) tengah menjalankan Rencana Restrukturisasi Perusahaan (RRP) sebagai bagian dari upaya memperkuat stabilitas keuangan dan mendorong pemulihan kinerja usaha. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah memperoleh alternatif pendanaan berupa Pinjaman Pemegang Saham atau Shareholder Loan (SHL) senilai Rp846 miliar.
Pendanaan tersebut bersumber dari PT Danantara Asset Management yang disalurkan melalui PT Bio Farma (Persero) selaku holding BUMN farmasi. Selanjutnya, dana akan diberikan oleh Bio Farma kepada Kimia Farma melalui mekanisme SHL setelah seluruh persyaratan dan ketentuan pencairan terpenuhi.
Ida Rasita, GM Corporate Secretary, PT Kimia Farma Tbk, dalam keterangan resmi, Jumat, 9 Januari 2025 menyampaikan, tambahan pendanaan ini akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional perseroan, khususnya yang berdampak langsung terhadap proses produksi dan penjualan.
Rencana penerimaan SHL tersebut juga telah memperoleh pendapat kewajaran dari pihak independen yang dituangkan dalam laporan pendapat kewajaran.
Skema pendanaan disusun secara terstruktur dan telah disesuaikan dengan kebijakan pemegang saham, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Dengan tambahan modal kerja dari SHL ini, Kimia Farma berharap dapat memperbaiki kinerja operasional secara berkelanjutan, memperkuat struktur keuangan, serta menjaga keberlangsungan usaha di tengah proses restrukturisasi yang sedang berjalan," katanya.
Related News
Periksa! Berikut Jadwal Dividen HAIS Rp26,12 Miliar
Laba Triliunan, MDIY Siap Gelontor Dividen Rp443,7 Miliar
Sudahi 2025, Laba dan Pendapatan Emiten Dato’ Low (MYOH) Jeblok
Mitratel dan ZTE Jajaki Kolaborasi Teknologi RAN dan Efisiensi Energi
PLIN Ditegur Lagi Soal Free Float, Ketidakpastian Pasar Jadi Alasan
Siapkan 26.000 Tenaga Kerja, PADA Gas Jasa Kurir Jadi Mesin Cuan Baru





