EmitenNews.com - Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan jajaran direksi PT PP (Persero) Tbk (PTPP) pada Rabu 19 Agustus 2026, guna membahas langkah transformasi perusahaan, termasuk percepatan proses merger dan restrukturisasi.

Pada pertemuan tersebut, Dony menekankan bahwa proses transformasi PTPP perlu dilakukan secara tuntas dan tidak berlarut-larut. Merger menjadi salah satu langkah yang didorong untuk memperkuat skala usaha, meningkatkan efisiensi, serta membangun struktur perusahaan yang lebih efektif.

“Perlu intens untuk restrukturisasi dan merger. Merger dulu, baru restrukturisasi. Kita merger-in aja. Kita harus tahu berapa yang harus di-absorb, berapa yang perlu dikoreksi di buku. Tapi harus tuntas, saya gak mau nanti ditunda-tunda,” ujar Dony, dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Proses merger akan diawali dengan penataan kondisi keuangan PT PP secara menyeluruh. Penyesuaian dan koreksi terhadap laporan keuangan diperlukan untuk memastikan posisi perusahaan dapat dipetakan secara transparan sebelum masuk ke tahapan merger.

Setelah proses merger selesai, penataan akan dilanjutkan melalui restrukturisasi perusahaan. Langkah ini diarahkan agar PT PP dapat memiliki struktur bisnis yang lebih fokus dan mampu mengoptimalkan potensi pada bisnis inti yang memiliki prospek pertumbuhan.

Merger juga diharapkan dapat memperbesar skala perusahaan melalui penggabungan sumber daya, kapasitas, serta kompetensi yang dimiliki. Dengan skala yang lebih kuat, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional sekaligus memperkuat daya saing BUMN Karya.

Rangkaian transformasi tersebut akan dilakukan dengan pendekatan bisnis yang berbasis pada kondisi riil perusahaan. Penataan keuangan, merger, hingga restrukturisasi menjadi bagian dari upaya membangun fondasi perusahaan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Melalui langkah yang dilakukan secara tuntas, PT PP diharapkan dapat memiliki struktur perusahaan yang lebih efisien dan fokus sehingga mampu mengoptimalkan potensi bisnis inti serta meningkatkan kinerja perusahaan ke depan.