EmitenNews.com — PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) membukukan laba bersih sebesar Rp145 Miliar dalam tiga bulan pertama 2022, atau membaik dibandingkan dengan periode sama tahun 2021 yang merugi sebesar Rp95 Miliar.

 

Hasil itu ditopang oleh penjualan kotor sebesar Rp2,4 Triliun untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2022, atau 16 persen di atas periode yang sama tahun 2021.

 

Penjualan yang kuat menghasilkan EBITDA sebesar Rp 251 Miliar pada kuartal I 2022 dibandingkan dengan Rp 14 Miliar pada kuartal I 2021.

 

Wakil Presiden Direktur LPPF, Terry O'Connor mengatakan, normalisasi jam operasional ritel dan penghapusan sebagian besar pembatasan juga membantu kondisi perdagangan ke depan. Selain juga barang dagangan baru dan praktik perdagangan perseroan.

 

“Kami terus berfokus pada keunggulan operasional, eksekusi strategi, dan pengeluaran secara cermat untuk mendorong hasil yang unggul,” kata dia kepada media, Rabu (27/4/2022).

 

Ia menaksir, EBITDA sepanjang tahun 2022 sebesar  Rp 2 Triliun, tapi akan ditinjau kembali untuk dinaikkan selama periode komunikasi hasil kuartal II.

 

Untuk itu, kata dia, perseroan akan melakukan percepatan ekspansi gerai, dengan pembukaan Plaza Ambarrukmo Jogjakarta pada akhir Maret diikuti oleh Mal Taman Anggrek Jakarta pada pertengahan April.

 

“Dengan konsep gerai baru dan hasil perdagangan yang melampaui harapan,” pungkas dia.