EmitenNews.com - PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) mengantongi penjualan di semester I 2026 mencapai Rp37,10 miliar, melonjak 44,88 persen YoY dari Rp25,61 miliar.

Kontributor terbesar yakni dari penjualan karkas mencapai Rp36,91 miliar dari Rp25,60 miliar. Sementara di semester I 2026 ini, DEWI mencatatkan perdana penjualan sosis mencapai Rp193 juta.

Meski begitu, beban pokok penjualan DEWI juga membengkak 52,65 persen YoY jadi Rp30,41 miliar dari Rp19,91 miliar. Laba bruto tetap tumbuh 17,69 persen jadi Rp6,69 miliar dari Rp5,69 miliar.

Laba usaha DEWI di semester I 2026 juga terkerek 27,23 persen jadi Rp3,89 miliar dari Rp3,05 miliar. Dan setelah dikurangi beban pajak, laba tahun berjalan DEWI di semester  I sebesar Rp2,65 miliar dari Rp1,85 miliar.

Akan tetapi, kalau melihat arus kasnya, dari sisi aktivitas operasi DEWI masih mencatatkan defisit. Naik dari defisit Rp3,95 miliar di tahun lalu menjadi Rp4,13 miliar. Sepanjang semester I 2026, DEWI menggelontorkan dana sebesar Rp16,26 miliar untuk aktivitas investasi. Di akhir, posisi kasa dan setara kas DEWI tercatat sebesar Rp6,62 miliar, turun dibandingkan tahun lalu sebesar Rp12,74 miliar.

Dari sisi neraca, total aset sebesar Rp197,57 miliar naik dari Rp182,42 miliar. Liabilitas naik dari Rp19,41 miliar jadi Rp31,91 miliar, dan ekuitas meningkat dari Rp163 miliar jadi Rp165 miliar.

Pada perdagangan intraday Rabu (2/9), saham DEWI menguat 4,64 persen atau naik +7 poin ke level Rp158.