IDXINDUST

 0.08%

IDXINFRA

 0.09%

IDXCYCLIC

 0.04%

MNC36

 0.37%

IDXSMC-LIQ

 0.78%

IDXHEALTH

 1.36%

IDXTRANS

 -0.15%

IDXENERGY

 0.75%

IDXMESBUMN

 0.59%

IDXQ30

 0.25%

IDXFINANCE

 -0.27%

I-GRADE

 0.39%

INFOBANK15

 0.54%

COMPOSITE

 -0.15%

IDXTECHNO

 -2.49%

IDXV30

 0.72%

ESGQKEHATI

 0.06%

IDXNONCYC

 -0.08%

Investor33

 0.22%

IDXSMC-COM

 0.18%

IDXBASIC

 -0.18%

IDXESGL

 -0.06%

DBX

 -0.45%

IDX30

 -0.14%

IDXG30

 0.18%

ESGSKEHATI

 0.05%

IDXSHAGROW

 0.79%

KOMPAS100

 -0.14%

PEFINDO25

 -0.19%

BISNIS-27

 0.25%

ISSI

 0.03%

MBX

 0.05%

IDXPROPERT

 0.11%

LQ45

 -0.11%

IDXBUMN20

 0.76%

IDXHIDIV20

 0.51%

JII

 0.21%

IDX80

 -0.14%

JII70

 0.17%

SRI-KEHATI

 0.22%

IDXLQ45LCL

 -0.17%

SMinfra18

 0.62%

KB Bukopin
Sinerco

Diam-Diam, Indotambang Perkasa Borong 3 Miliar Saham Astrindo Nusantara (BIPI)

05/08/2022, 08:45 WIB

Diam-Diam, Indotambang Perkasa Borong 3 Miliar Saham Astrindo Nusantara (BIPI)

EmitenNews.com - PT Indotambang Perkasa menambah tabungan saham di PT Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI). Itu ditunjukkan dengan menyapu bersih 3 miliar saham beredar perseroan. Aksi senyap itu dilakukan dalam dua tahap.


Periode transaksi yaitu pada 28 dan 29 Juli 2022. Sayangnya, transaksi itu tidak lengkapi data rinci. Baik mengenai harga pembelian, alasan, dan tujuan transaksi. Dengan begitu, investor hanya bisa mereka-reka dari aksi borong saham tersebut.


Satu-satunya alat ukur untuk setidaknya mendekati transaksi itu melalui gerak saham perseroan. Pada perdagangan kemarin, saham Astrindo parkir di posisi Rp184 per lembar. Dengan asumsi pembelian dilakukan pada harga itu, transaksi tersebut bernilai Rp552 miliar. 


Menyusul transaksi itu, hegemoni Indotambang Perkasa tidak tertandingi. Kini Indotambang menguasai saham Astrindo sebanyak 15,35 miliar lembar setara dengan 26,51 persen. Menanjak 5,18 persen dari posisi sebelum transaksi dengan tabulasi 12,35 miliar lembar alias 21,33 persen. 


Per 30 Juni 2022, pemegang saham Astrindo antara lain Indotambang Perkasa 12,35 miliar lembar atau 24,17 persen. PT Sinarmas 2,56 miliar lembar alias setara 5,02 persen. Dan, masyarakat 36,18 miliar lembar selevel dengan porsi 70,81 persen. (*)



Author: J S