Diam-Diam! MDKA Bungkus 8,22 Juta Saham EMAS
:
0
Suasana area pertambangan emas besutan Merdeka Gold Resources. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Merdeka Copper Gold (MDKA) menambah timbunan saham Merdeka Resources (EMAS). Itu ditunjukkan dengan menyerap 8.224.500 helai alias 8,22 juta eksemplar. Transaksi akumulasi beli tersebut telah ditahbiskan pada 13 Oktober 2025.
Transaksi pembelian tersebut dibantu sepenuh hati oleh Indo Premier Sekuritas. Nah, menyusul penuntasan transaksi itu, timbunan saham Merdeka Resources dalam pangkuan Merdeka Copper makin menggelembung. Tepatnya, menjadi 9,26 miliar eksemplar alias setara 57,25 persen.
Mengalami lonjakan 0,06 persen dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi 9,25 miliar helai selevel dengan 57,19 persen. Aksi beli itu, kalau dikalkulasi dengan harga penutupan saham perseroan edisi 13 Oktober 2025 di level Rp4.390, maka transaksi tersebut bernilai Rp36,1 miliar.
Jamak diketahui, Boy Thohir, dan perusahaan keluarga yaitu Trinugraha Thohir (TNT) membbuyback 1,3 juta saham Merdeka Resources. Itu dilatari fundamental ekonomi nasional solid, dan prospek perseroan cukup menjanjanjikan untuk jangka panjang.
Tindakan kakak kandung Erick Thohir itu, sekaligus menepis rumor telah menarik diri dari salah pemegang saham Merdeka Resources setelah initial public offering (IPO) tuntas. ”Kami tidak mengetahui informasi pelepasan saham oleh Boy Thohir,” tegas Adi Adriansyah Sjoekri, Corporate Secretary Merdeka Resources.
Adi menambahkan transaksi pelepasan saham oleh Boy Thohir tidak memberikan dampak terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun rencana strategis perseroan. Perseroan tetap menjalankan seluruh kegiatan usaha, dan inisiatif strategis sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan tanpa perubahan. (*)
Related News
Pengelola Gerai KFC (FAST) Panggul Rugi Rp369 Miliar
CBRE Siapkan Right Issue 12,7 Miliar Saham
Akhiri 2025, KREN Catat Rugi Bengkak Rp183 Miliar
Penjualan Turun, Laba MDRN Melonjak 1.958 Persen
KOTA Tobat Rugi, Defisit Ciut, dan Laba Melangit 330 Persen
Rugi Menipis, Emiten H Isam (FAST) Pikul Defisit Rp507 Miliar





