Diam-diam, Warga Klaten Kuasai 5,11 Persen Saham OBAT
Manajemen OBAT ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) menyampaikan bahwa John Veter Firdaus Reagen salah satu pemegang saham kembali menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 13 Februari 2025.
Is Heriyanto Direktur Utama OBAT dalam keterangan tertulisnya yang dirilis pada Jumat (14/2) menyampaikan bahwa John Veter Firdaus Reagen telah membeli saham OBAT sebanyak 152.000 lembar saham diharga Rp615 per saham.
Sebelumnya John Veter Firdaus Reagen John Veter Firdaus Reagen yang berdomisili Jalan Raya Tawangsari-Klaten, Rejosari, RT 01,RW 07, Kateguhan, Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah tersebut pada tanggal 12 Februari 2025 membeli saham OBAT sebanyak 179.600 lembar saham diharga Rp620 per saham.
Sebelumnya lagi John Veter Firdaus Reagen juga membeli saham OBAT sebanyak 139.900 lembar saham diharga Rp685 per saham, pembelian tersebut di lakukan pada tanggal 11 Februari 2025.
Sebelumnya lagi John Veter Firdaus Reagen yang berdomisili Jalan Raya Tawangsari-Klaten, Rejosari, RT 01,RW 07, Kateguhan, Tawangsari, Sukoharjo, Jawa Tengah tersebut membeli saham OBAT sebanyak 155.800 lembar saham diharga Rp655-Rp705 per saham pada tanggal 4 dan 7 serta tanggal 10 Februari 2025.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung," tulis Is Heriyanto.
John Veter Firdaus Reagen kini menggengam saham OBAT bertambah menjadi 30.664.200 lembar saham atau 5,11%.
Pada perdagangan hari ini Jumat (14/2) saham OBAT turun Rp5 menjadi Rp615 per lembar.
PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) pada Senin (13/1) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan tercatat ke-7 tahun 2025.
OBAT melepas sebanyak 170.000.000 saham dengan nominal Rp 50,- per saham, setara dengan 28,33% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Harga final yang ditetapkan oleh Perseroan adalah sebesar Rp350 per saham. Dengan hasil IPO saham ini, OBAT berhasil memperoleh tambahan modal sebesar Rp 59,5 miliar. Dalam IPO ini, Perseroan menunjuk PT OSO Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek sekaligus Penjamin Emisi Efek.
Related News
BPTR Diguyur Kredit Jumbo Hampir Rp700M, Ini Rencana Penggunaannya
Nol Utang, Marjin Laba 48 Persen: DMAS Pamer Fundamental Super Sehat
Provident Investasi Pastikan Kesiapan Dana Pelunasan Obligasi I 2023
Sukses Dalam Berinovasi Bank Raya Raih Penghargaan di Digital Day 2026
Grup Djarum (BELI) Geber MESOP 1,50 Miliar Saham, Harga Tebus Rp430
Laba 2025 Menciut, Emiten Nikel Ifishdeco (IFSH) Beber Pendapatan Rp1T





