EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 59,76 poin atau 0,85% ke 6.984,31 pada akhir perdagangan Rabu (22/6).Sebanyak 174 saham naik, 346 saham turun dan 168 saham stagnan. Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 64,84 miliar di seluruh pasar.

 

Gubernur The Fed Jerome Powell menyebutkan pada pidatonya kemarin bahwa amerika berusaha keras memerangi inflasi. Pasca pernyataan tersebut market terlihat mengalami ketidakpastian dimana Bursa saham Amerika ditutup di area konsolidasi dengan kenaikan rata-rata di angka 0.25%.

 

Adapun range pergerakan IHSG (23/06) berpeluang bergerak mixed berada di area 6900-7025 Support 2 : 6850 Support 1 : 6925  Resistance 1 : 7100 Resistance 2  : 7150 , kata James Evan Tumbuan Investment Specialist Bahana Sekuritas.




INDF (BUY)?

INDF berada dalam trend bullish jangka menengah semenjak April 2022 bergerak diatas middle band MA 20, menarik untuk diperhatikan dengan area beli 6900-6975 dengan target jual di level 7225-7250. Stoploss jika break 6600

 

PTBA (BUY)

PTBA memantul dari area support 3700 berpeluang melakukan reversal dimana terlihat volume pembelian dalam beberapa hari terakhir,area beli 4090-4120 dengan target jual di level 4420-4450. Stoploss jika break 3560.

 

PMMP (BUY ) 

PMMP terjadi volume pembelian yang signifikan dalam beberapa hari terakhir membuat PMMP berpotensi menguji area resistance MA 50. Menarik untuk diperhatikan dengan area beli 392-396 dengan target jual di level 428-434 stoploss jika break 368