EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu, 28 Oktober 2026 di zona merah.

Berdasarkan data RTI Business pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di level 5.247,475, melemah 18,655 poin atau 0,35% dari penutupan sebelumnya. Pada pembukaan, indeks sempat menyentuh level tertinggi 5.255,671 dan terendah 5.242,195.

Volume perdagangan tercatat 885,307 juta saham dengan turnover Rp288,413 miliar dan frekuensi 39.433 kali. Sebanyak 204 saham menguat, 189 saham melemah, dan 228 saham stagnan. Market cap tercatat Rp9.242,367 triliun.

Pelemahan ini sejalan dengan prediksi Sinarmas Sekuritas dalam Morning Ring hari ini. Rating diberikan Neutral to Bearish.

"Pada perdagangan hari Selasa (27 October) IHSG breakdown Support 5.278 pada penutupan market kemarin ditutup di level 5.266. Pada perdagangan hari Rabu (28 October), IHSG berpeluang menguji Support 5.185 dan next Support 5.073," tulis Sinarmas Sekuritas.

Untuk resistance terdekat, Sinarmas menempatkan di rentang 5.328 - 5.455 - 5.563, yang perlu diperhatikan apabila terjadi pembalikan arah. Level Support di 5.185 - 5.073 / 4.915 dan Resistance di 5.328 - 5.455 / 5.563.

Dari bursa global, bursa saham AS ditutup bervariasi cenderung menguat pada perdagangan Selasa, dengan S&P 500 naik 0,6%, Nasdaq menguat 1,3%, sementara Dow Jones ditutup stagnan.

Penguatan didorong rebound saham teknologi dan semikonduktor menjelang rilis kinerja emiten besar, dengan Broadcom naik 4% dan Oracle menguat 3,6%. Sementara itu, Boeing anjlok 10,7% akibat kerugian kuartalan yang melampaui ekspektasi.