Dicecar BEI Soal Investasi di TREBEL Music, MNC Studios (MSIN): Hanya Minoritas
EmitenNews.com - PT MNC Studios International Tbk (MSIN) belum lama ini mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA) dengan TREBEL Music. Perseroan telah sepakat untuk menempatkan investasi ke TREBEL Music dan berhak untuk mendapatkan 1 posisi direksi.
Hal itu diungkapkan Direktur Utama MSIN, Ella Kartika, dalam keterangan resminya hari ini, Rabu (16/2) terkait pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang melayangkan beberapa pertanyaan melalui surat dari Bursa Efek Indonesia Nomor: S-01392/BEI.PP2/02-2022 tanggal 10 Februari 2022 perihal Permintaan Penjelasan.
Dijelaskan, Perseroan tidak dapat memberikan informasi atas nilai transaksi pembelian saham baru di TREBEL Music, dikarenakan adanya klausul kerahasian dalam perjanjian antara Perseroan dan TREBEL Music.
"Nilai transaksi pembelian saham baru melalui penyertaan modal dalam TREBEL Music tidak termasuk transaksi yang material berdasarkan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha," jelas Ella Kartika.
Selain itu, Ella juga mengaku, Perseroan tidak dapat mengungkapkan struktur permodalan dan susunan kepemilikan dalam TREBEL Music terkait klausul kerahasiaan dalam perjanjian. Kemudian, Perseroan juga tidak dapat mengungkapkan ikhtisar data keuangan TREBEL Music terkait klausul kerahasian dalam perjanjian.
"Kepemilikan Perseroan dalam TREBEL Music adalah kepemilikan minoritas,"tegasnya.
Sebagai informasi, Susunan Manajemen TREBEL Music saat ini adalah Gary Mekikian selaku Chief Executive Officer, Vinnie Freda selaku President, dan Mr. Robert Vanech selaku Chief Financial Officer & Chief Revenue Officer.
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





