Didekati Tyson Foods, WMPP Siapkan Aksi Korporasi Besar
:
0
PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP)
EmitenNews.com - PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan kinerja setelah sukses memangkas rugi bersih lebih dari separuh sepanjang 2025. Emiten sektor pangan ini juga membuka peluang kerja sama strategis dengan raksasa pangan asal Amerika Serikat, Tyson Foods, di tengah rencana rights issue untuk memperkuat modal kerja.
Sepanjang 2025, WMPP membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp1,01 triliun, melonjak 76,6% dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp572,92 miliar. Lonjakan ini terutama ditopang lini bisnis poultry yang menyumbang 73,22% total pendapatan, disusul meat & processing 21,86%.
Di sisi bottom line, rugi bersih perseroan turun signifikan menjadi Rp234,94 miliar dari Rp596,50 miliar pada 2024, atau menyusut 60,6%. CEO WMPP Tumiyono menilai capaian ini sebagai sinyal awal perbaikan fundamental perusahaan.
“Rugi bersih yang berhasil ditekan hingga lebih dari 50% menunjukkan kinerja Perseroan mulai mengalami perbaikan meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan,” ujar Tumiyono.
Perkuat modal kerja dengan right issue
Untuk menopang pertumbuhan berikutnya, WMPP menyiapkan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue. Dana hasil aksi ini akan dipakai memperbaiki struktur permodalan sekaligus menambah modal kerja guna meningkatkan kapasitas usaha.
Selain rights issue, perseroan juga mengandalkan strategi efisiensi dan divestasi aset tidak produktif.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat likuiditas dan mendukung peningkatan utilisasi fasilitas existing, terutama di bisnis sapi dan unggas.
Rencana kemitraan investor asing
Menariknya, WMPP mengungkapkan sudah ada pendekatan dari Tyson Foods untuk potensi kolaborasi strategis. Jika terealisasi, kemitraan ini berpotensi menjadi katalis besar bagi ekspansi bisnis perseroan di sektor pangan nasional.
Related News
Laba Q1-2026 Melesat, CBUT Genjot Hilirisasi Sawit
SDPC Pertahankan Sertifikasi Internasional ISO, Perkuat Standar Bisnis
Beda Nasib 2 Saham Ini Usai Suspensi, Melejit ARA dan Junam ARB
MIKA Tebar Dividen Rp43, Cek Tanggal Cairnya
Laba Bank Mestika Turun 21 Persen ke Rp319,98M, Target Naik ke KBMI 2
Kantongi Kontrak Rp75,9 Miliar, WTON Ikut Garap SR Tahap 2





