Dijamin GuarantCo, Obligasi Rp730M KETR Raih Rating idAAA dari Pefindo
:
0
Petugas lapangan emiten KETR menyiapkan gulungan kabel. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Pefindo menyemat label peringkat idAAA(cg) terhadap rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahun 2026 (SR Bond I) PT Ketrosden Triasmitra Tbk. (KETR) senilai maksimum Rp730 miliar dengan rencana penerbitan awal Tahap I senilai Rp220 miliar.
Perolehan dari penerbitan Tahap I tersebut akan digunakan untuk pembangunan atau pengembangan jaringan telekomunikasi fiber-optic baik bawah laut maupun darat dan juga untuk modal kerja kegiatan usaha jasa pemeliharaan yang dilakukan oleh perusahaan maupun entitas anaknya.
Peringkat tersebut mencerminkan penjaminan penuh dan bersifat tanpa syarat serta tidak dapat ditarik kembali dari GuarantCo (idAAA/stabil) sebagai penjamin untuk menanggung pembayaran pokok dan kupon pada saat jatuh tempo, serta kekuatan keuangan penjamin yang superior.
Analis Pefindo menyebut “Peringkat efek utang tersebut dapat diturunkan jika peringkat atas penjamin diturunkan atau terdapat pelanggaran terhadap perjanjian penjaminan yang berpotensi terjadinya pengakhiran penjaminan.”
Triasmitra merupakan perusahaan penyedia infrastruktur jaringan telekomunikasi dengan dua entitas anak, yaitu PT Jejaring Mitra Persada yang memberikan jasa pengembang untuk sistem kabel serat optik, dan PT Triasmitra Multiniaga Internasional yang memberikan layanan pemeliharaan, patroli laut dan darat, serta pusat data dan kolokasi. Sebagai induk, Triasmitra memberikan layanan kontraktor untuk infrastruktur jaringan darat dan laut.
Per 31 Oktober 2025, pemegang saham Triasmitra adalah PT Fajar Sejahtera Mandiri Nusantara 56,53 persen, PT Gema Lintas Benua 26,93 persen, PT Bahtera Bintang Nusantara 4,91 persen, Petrus Sartono 1,00 persen, dan publik 10,63 persen. Pemegang saham akhir perusahaan adalah Bapak Joy Wahjudi.
Sebagai penjamin, GuarantCo didirikan pada Agustus 2005 di Mauritius sebagai bagian dari Private Infrastructure Development Group (PIDG) dan menyediakan jaminan kredit dalam mata uang lokal untuk memobilisasi investasi sektor swasta di bidang infrastruktur di Afrika dan Asia.
GuarantCo dimiliki oleh para sponsor PIDG melalui PIDG Trust dan FMO (Nederlandse Financierings-Maatschappij voor Ontwikkelingslanden N.V. atau Bank Pembangunan Belanda). Per 30 Juni 2025, PIDG Trust memegang 91,1 persen modal saham GuarantCo, sedangkan FMO memegang sisanya sebesar 8,9 persen.
Related News
WGSH Siapkan Emisi Surat Utang, Danai Proyek Return 3% Nett per Bulan
Kinerja BYAN yang Membuat H Isam Rela Mengeluarkan Rp300 T
4 dari 5 Saham Konglo Haji Isam Sentuh ARA, Cek Kinerja Terbaru 1H2026
ELPI Raih Kontrak Rp582,76M di H1 2026, Bidik Ekspansi Internasional
Jadi Anggota Terbaru HSC, Intip Perkembangan Terbaru Kinerja MDIA
Saham-Saham H Isam Melenggang ke Zona Hijau, Kompak Menguat!





