EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya menghentikan sementara (suspensi) perdagangan atas saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) mulai sesi I hari ini, Selasa (24/10/2023) diseluruh pasar.
Sebelumnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 23 Oktober 2023 memasukan saham NICL dalam pantauan bursa karena terjadi kenaikan harga di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
Informasi terakhir NICL mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 16 Oktober 2023 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (”Bursa”) tentang penjelasan atas volatilitas transaksi.
Penghentian sementara perdagangan Saham NICL tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dalam rangka cooling down dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham Perseroan, tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono dalam pengumuman BEI, Senin (23/10).
Pada penutupan perdagangan Senin (23/10/2023) kemarin, saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) terpantau ditutup menguat 10,88% atau Naik 32 point ke harga Rp326 per saham.
Jika pada, Senin (2/10/2023) lalu masih ditutup di harga Rp168 per saham, maka hingga penutupan Senin (23/10/2023), saham NICL telah mengalami peningkatan harga hingga 94,04% sepanjang bulan ini.
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tulis BEI
Related News
Emiten Nikel Grup Harita (NCKL) Ungkap Aksi Baru!
TOSK Serok Aset Rp67,2M Milik Dirut, Setara 41,8 Persen Ekuitas
Efisiensi & Lepas Lawson, Laba MIDI Terbang 62,43 Persen Jadi Rp772,5M
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun





