Direktur Lotte Chemical Titan (FPNI) Mundur, Alasan Apa?
:
0
Gambar emiten FPNI
EmitenNews.com - PT Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI), produsen polyethylene (PE), mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota direksinya. Perusahaan telah menerima surat pengunduran diri dari Jojok Hadrijanto pada 5 Juni 2024.
"Perseroan telah menerima surat permohonan pengunduran diri dari Bapak Jojok Hadrijanto selaku Direktur Perseroan sebagaimana dinyatakan dalam surat tanggal 5 Juni 2024 dari Bapak Jojok Hadrijanto kepada Perseroan," kata Sekretaris Perusahaan FPNI Evan Kusuma Brata dalam keterbukaan informasi yang dikutip Sabtu (8/6/2024).
Evan menegaskan bahwa pengunduran diri ini tidak berdampak pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Lotte Chemical Titan. Menyusul pengunduran diri Jojok, FPNI akan mengadakan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada 28 Juni 2024.
Berdasarkan situs resmi Lotte Chemical Titan, Jojok Hadrijanto telah menjabat sebagai direktur sejak 2020 dan memiliki pengalaman luas di industri petrokimia. Sebelum menjabat sebagai direktur, Jojok menjadi Wakil Presiden Direktur Manufaktur PT Lotte Chemical Titan Nusantara sejak 2018 dan Direktur Operasi PT Lotte Chemical Titan Nusantara pada 2014-2015.
Selain itu, Jojok pernah menjabat sebagai General Manager Pabrik PT Lotte Chemical Titan Nusantara (2012-2014), General Manager Layanan, Dukungan, dan Ketenagakerjaan PT Titan Petrokimia Nusantara, General Manager Layanan dan Dukungan PT Titan Kimia Nusantara (2009-2011), serta Manajer Pengadaan PT Titan Petrokimia Nusantara (2007-2008).
Jojok Hadrijanto merupakan sarjana Teknik Kimia dari Universitas Jenderal Ahmad Yani (1995-1998) dan lulusan Politeknik jurusan Teknik Kimia dari Universitas Brawijaya (1988-1991).
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





