Ditampung Hermanto Tanoko 423,75 Juta Lembar, PEVE Melonjak 14 Persen
Manajemen PEVE ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Penta Valent Tbk. (PEVE) menyampaikan bahwa PT Tancorp Mega Buana selaku pengendali telah menambah kepemilikan sahamnya pada 7 NOvember 2024.
Franxiscus Afat Adinata Nursalim Direktur PEVE dalam keterangan tertulisnya Jumat (8/11) mengemukakan bahwa Tancorp Mega Buana membeli sebanyak 423.750.000 lembar pada harga Rp265 per saham.
" Tujuan transaksi Tujuan Transaksi tersebut buat investasi dengan Status Kepemilikan Saham Langsung" tulis Franxiscus.
Pasca pembelian maka kepemilikan Group Tancorp milik konglomerat Hermanto Tanoko bertambah menjadi 1.412.500.000 lembar saham atau sebesar 80% saham.
"Tujuan dari transaksi adalah untuk pelepasan Investasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.
Pada perdagangan hari ini Jumat (8/11) saham PEVE naik Rp34 atau menguat 14 % menjadi Rp 272 per lembar saham.
Pasca penjualan, maka kepemilikan saham PT Multi Pidotama Mandiri di PEVE menjadi 0 lembar saham setara dengan 0% dibandingkan sebelumnya sebanyak 207.637.500 lembar saham setara dengan 11,76%.
Emiten distribusi healthcare dari Group Tancorp milik konglomerat Hermanto Tanoko PT Penta Valent Tbk (PEVE) didirikan pada tahun 1968 di Jakarta. Bisnis utama perusahaan ini adalah mendistribusikan produk farmasi, alat kesehatan, dan barang konsumen kesehatan dan kosmetik, melalui 34 cabang di seluruh Indonesia.
Pemegang saham per 30 Jun 2024.
- PT Tancorp Mega Buana 988.750.000 saham atau 56,00%
- Masyarakat 353.125.000 saham atau 20,00%
- PT Maramakmur Selaras 216.112.500 saham atau 12,24%
- PT Multi Pidotama Mandiri 207.637.500 saham atau 11,76%.
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





