Ditengah Gejolak Harga Komoditas, IHSG Berpotensi Menguat
:
0
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Senin (19/9) naik 0,37% atau 26,62 poin ke level 7.195,49. Total volume perdagangan saham mencapai 32,22 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 15,18 triliun. Sebanyak 354 saham melorot, 208 saham menguat dan 142 saham stagnan.
William Surya Wijaya CEO Yugen Sekuritas dalam risetnya, Selasa (20/9/2022), mengatakan IHSG akan kembali mengalami penguatan dan bergerak pada resistance di level 7123 dan posisi support ada di 7273.
IHSG saat ini terlihat mulai menunjukkan tanda - tanda potensi untuk mengalami kenaikan di tengah gejolak harga komoditas dan masih berangsur kembalinya kondisi sektor riil ke arah yang lebih baik, hal ini tentunya juga akan memberikan sentimen yang baik terhadap kinerja emiten.
Saham-saham pilihan yang dapat diperhatikan oleh para pelaku pasar adalah Bank BCA (BBCA), Telkom Indonesia (TLKM), Astra International (ASII), Unilever Indonesia (UNVR), HM Sampoerna (HMSP), Indofood CBP (ICBP), WIKA Beton (WTON), Pakuwon Jati (PWON), Alam Sutera Realty (ASRI) dan Tower Bersama Infrastructure (TBIG).
Related News
IHSG Defensif di 6.400, Cek Sepak Terjang Seminggu Terakhir!
Digitalisasi, BTN Garap Ekosistem Keuangan Pemkab Pakpak Bharat
Sompo Indonesia Berkolaborasi dengan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia
Daftar Top Losers Sepekan, BACH Masuk Nominasi Lagi
Jajaran Top Gainers Sepekan, Yanaprima (YPAS) Posisi Wahid
IHSG Terkoreksi 0,12 Persen Sepekan, LQ45 hingga IDX80 Kompak Merah





