EmitenNews.com - Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE), bergerak bidang penyedia solusi percetakan sekuriti mulai identitas, pembayaran, perlindungan merek, dan percetakan komersial, mencatat penguatan kinerja keuangan hingga kuartal III tahun ini. Itu didukung sejumlah faktor yang tercermin dalam laporan kinerja perseroan pada periode tersebut.

Hingga periode September tahun ini, perseroan mengantongi pertumbuhan penjualan 23,5 persen secara year on year (YoY) dengan total nilai mencapai Rp1,6 triliun. Sejalan dengan peningkatan penjualan tersebut, laba bersih komprehensif JTPE juga tumbuh signifikan 36,2 persen YoY menjadi Rp230,1 miliar. Capaian positif tersebut didorong kontribusi lini bisnis utama, yakni lini bisnis sekuriti, yang tampil sebagai penopang utama total penjualan.

Kinerja solid pada lini bisnis sekuriti didorong lonjakan permintaan signifikan terhadap dokumen identitas sepanjang kuartal III tahun ini. Sejumlah produk seperti komponen paspor, dan dokumen sekuriti berfitur keamanan tinggi untuk kebutuhan instansi menjadi kontributor utama pendorong penjualan. Sepanjang periode itu, lini bisnis sekuriti berkontribusi 93,7 persen terhadap total penjualan, dengan nilai mencapai Rp1,5 triliun atau tumbuh 26,5 persen secara tahunan.

Sementara itu, lini bisnis non-sekuriti mencatatkan nilai penjualan Rp98,5 miliar. Nah, dari sisi distribusi geografis, penjualan domestik masih dominan dengan raihan Rp1,4 triliun, dan kontribusi penjualan dari pasar ekspor tercatat Rp201,4 miliar. Selain ditopang kinerja produk-produk sekuriti, perseroan juga terus melakukan langkah-langkah optimalisasi, dan efisiensi operasional secara berkelanjutan guna menjaga soliditas kinerja bisnis di tengah tantangan industri.

Ke depan, JTPE akan tetap mempertahankan fokus strategi pada penguatan lini bisnis sekuriti, khususnya pada segmen dokumen identitas. Menghadapi era digitalisasi, perseroan beradaptasi melalui inovasi pengembangan dokumen sekuriti berbasis teknologi chip RFID guna memenuhi kebutuhan dokumen yang aman, dan terpercaya.

Teknologi RFID telah diimplementasikan pada sejumlah produk perseroan, seperti dokumen security printing, dan dokumen transportasi. Langkah pengembangan itu, diharap dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pasar sekaligus menjaga kinerja lini bisnis sekuriti sebagai pendorong utama pertumbuhan.

“Menilik realisasi hingga kuartal III tahun ini, kami sangat optimistis dapat menutup tahun buku 2026 dengan catatan kinerja solid. Fokus kami ke depan tetap pada penguatan segmen dokumen identitas, penjajakan peluang baru baik sektor swasta, dan pemerintah yang memperkokoh posisi perseroan di industri,” ucap Direktur Utama JTPE, Allan Wibisono Oei. (*)